Keutamaan Membaca Al Quran
- 06 Mar 2026 12:11 WIB
- Ranai
RRI.CO.ID,Natuna - Banyak sekali keutamaan membaca ayat Al-Qur’an, baik keutamaan membaca ayat Al-Qur’an secara umum maupun secara khusus. Membaca Al-Qur’an sendiri termasuk ibadah paling utama di antara ibadah-ibadah yang lain terutama di bulan Ramadhan. Lalu apa saja keutamaan membaca al Quran selama Ramadah? Berikut penjelasan dari Mubaligh Utd H. Ngatourrohman, SS, M. Hum pada acara Ihwal Ramadhan (Ikhram) di Po 1 RRI Ranai Kamis, 05 Maret 2026.
Diantara keutamaan bagi orang-orang yang membaca Al Quran itu diantaranya :
1. Satu hurufnya diganjar dengan 1 kebaikan dan dilipatkan menjadi 10 kebaikan.
Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu berkata: “Pelajarilah Al Quran ini, karena sesungguhnya kalian diganjar dengan membacanya setiap hurufnya 10 kebaikan, aku tidak mengatakan itu untuk Alif Laam Miim , akan tetapi untuk untuk Alif, Laam, Miim, setiap hurufnya sepuluh kebaikan.” (Atsar riwayat Ad Darimy dan disebutkan di dalam kitab Silsilat Al Ahadits Ash Shahihah, no. 660).
Dan hadits ini sangat menunjukan dengan jelas, bahwa muslim siapapun yang membaca Al Quran baik paham atau tidak paham, maka dia akan mendapatkan ganjaran pahala sebagaimana yang dijanjikan. Dan sesungguhnya kemuliaan Allah Ta’ala itu Maha Luas, meliputi seluruh makhluk, baik orang Arab atau ‘Ajam (yang bukan Arab), baik yang bisa bahasa Arab atau tidak.
2. Allah akan mengangkat derajadnya.
Sebagaimana dikatakan dalam hadis yang diriwayatkan oleh Imam Abu Daud dan juga Imam At-Turmudi. Yang artinya “Kalau dikatakan kepada ahli Quran Pada hari kiamat tadiBacalah Dan naiklah derajadmu pada bacaan dengan tartil sebagaimana engkau membacanya di dunia. karena kedudukanmu pada hari di akhir ayat yang engkau baca”.
| Baca juga: Gerakan Wakaf Quran STAI Natuna Diperluas |
Jadi semakin banyak ayat-ayat Al-Quran yang kita baca, maka akan semakin ditinggikan oleh Allah s.w.t. derajad pembacanya.
3. Al-Quran yang dibaca ini kata Nabi, nanti akan menjadi pemberi syafaat bagi para pembacanya.
Maka Nabi, dalam hadis yang diriwayatkan oleh Imam Muslim Itu memberikan motivasi kepada kita. Bacalah olehmu Al-Quran, karena Al-Quran yang engkau baca atau bacaan Al-Quranmu itu nanti akan menjadi teman syafaatmu. Atau akan memberikan syafaat kepadamu pada hari kiamat. Di mana saat itu manusia itu kebingungan untuk mencari syafaat atau pertolongan. Dan tidak ada yang bisa memberikan syafaat pada hari kiamat, selain daripada syafaat dari Rasul dan syafaat dari Al-Quran. Maka kalau kita orang yang gemar membaca Al-Quran maka dijamin oleh Rasul Al-Quran akan mencari pembacanya dan akan memberikan syafaat kepada pembacanya.
| Baca juga: Wakaf Al-Qur’an STAI Natuna Berlanjut |
4. Membaca Al-Quran juga akan memberikan atau derajat yang mulia bagi pembacanya, sesuai dengan kemampuan dan sesuai dengan kompetensi pembacanya.
Maka kata Nabi dalam hadis yang direadakan oleh Imam Al-Bukhari dan Imam Muslim, “ Orang yang mahir membaca Al-Quran itu Allah akan tinggikan derajatnya. Tapi orang yang membaca Al-Quran yang masih terbata-bata, Itu pun juga tidak akan disiasiakan. Artinya mereka tetap akan diberikan oleh Allah SWT dan yang jarang dan bahkan orang yang ketika membaca Al-Quran yang masih terbata-bata, mereka akan mendapatkan dua pahala. Pahala yang pertama adalah, pahala dari membacanya dan masih mau untuk membaca. Yang kedua adalah pahala dari kesulitannya. Jadi kesulitan dalam membaca Al-Quran, itu pun ada pahalanya. Bacaannya ada pahalanya, begitu juga dengan kesulitannya juga ada pahalanya. Artinya, semangatlah bagi kita yang bacaan Al-Qurannya yang masih belum lancar,dan juga yang masih terbata-bata. karena ketidaklancaran kita itu ada sumber pahala bagi kita.
5. Al-Quran akan menjadi pembela kita dan juga akan memberikan bukti-bukti tentang amal-amal kebaikan kita
Sebagaimana hadis yang diriwatkan oleh Imam Musudin, bahwasannya, orang yang membaca Al-Quran itu, nanti akan menjadi penolongmu, atau akan menjadi pembelamu. Pada saat dihadapan Allah SWT maka kalau kita menjadi orang yang mengamal Al-Quran, maka Quran itu akan menjadi pembela kita. Tapi kalau kita menjadi orang yang meremehkan Al-Quran, maka Al-Quran itu akan memberikan tuntutan kepada kita. Maka diantara bukti perhatian kita dengan Al-Quran yang pertama adalah, kegemaran kita, atau semangat kita untuk melakukan tilawaha tau perbacaan Al-Quran. Kemudian yang tak kalah pentingnya adalah macaan Al-Quran itu juga akan bisa menjadi sumber pengobatatau sumber obat dari segala penyakit. Dan yang lebih khusus adalah penyakit yang ada di dalam hati. Sebagaimana yang Allah firmankan di dalam beberapa ayat Al-Quran misalnya, banyak mengingat Allah diantaranya adalah dengan membaca tilawah dari Al-Quran, maka itu akan menurunkan ketenteraman dan ketenangan kedamaian di dalam hati kalian.
Itulah diantara keutamaan-keutamaan membaca Al-Quran sebagaimana yang dijelaskan di dalam beberapa ayat-ayat Al-Quran, dan juga di dalam hadis-hadis nabi. Maka kesimpulannya kita itu dimotivasi oleh Allah, untuk menjadi pembaca Al-Quran. Karena orang yang mengaku, dan menjadikan Al-Quran sebagai pedoman. Tidak mungkin akan bisa memedomani tanpa membacanya terlebih dahulu. Maka membaca Al-Quran itu menjadi kemiscayaan. Bagi orang yang mengaku sebagai penganut, atau sebagai pengikut ajaran Al-Quran.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....