Ustaz Ngatourrohman: Menangis Tidak Membatalkan Puasa
- 04 Mar 2026 23:00 WIB
- Ranai
RRI.CO.ID, Ranai - Ketika seseorang berada dalam kondisi emosional, Islam mengajarkan untuk mengendalikan diri dan mengalihkan perasaan ke arah yang lebih positif. Hal ini berlaku tidak hanya saat marah, tetapi juga ketika sedang sedih bahkan ketika dalam kondisi tenang. Hal itu disampaikan oleh Ustaz Ngatourrohman kepada RRI belum lama ini.
Menurutnya, mengalihkan diri bukan berarti menahan seluruh ekspresi emosi, termasuk tangisan. Ia menekankan bahwa menangis adalah fitrah manusia ketika sedang bersedih. Karena itu, seseorang yang tidak mampu membendung air mata saat menghadapi musibah tidak perlu merasa bersalah, sebab tangisan merupakan respons alami yang sulit dihindari.
“Pada saat sedih kita boleh saja menangis, yang tidak boleh adalah menyalahkan orang lain ketika kita mendapatkan suatu musibah atau kesedihan,” ucapnya.
Ia memastikan bahwa menangis ketika berpuasa tidak membatalkan puasa. Air mata yang keluar karena kesedihan tidak termasuk hal yang merusak sahnya ibadah tersebut. Dengan demikian, umat Islam tidak perlu khawatir apabila mengalami kesedihan yang berujung pada tangisan saat menjalankan ibadah puasa.
"Insya Allah itu tidak membatalkan puasa, tapi kalau tangisan kita disertai dengan menyalahkan orang lain, maka itu yang menyebabkan ketidak sempurnaan pahala ibadah kita,” kata Ustaz Ngato.
Ustaz Ngato menegaskan bahwa inti dari pengendalian diri adalah menjaga hati dan lisan. Karena emosi yang tidak terkendali dan diiringi ungkapan negatif dapat mencederai nilai ibadah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....