Cahaya Wakaf Al-Qur’an Menyapa Pelosok Natuna
- 25 Feb 2026 19:37 WIB
- Ranai
RRI.CO.ID. Natuna - Di tengah bentangan laut dan gugusan pulau perbatasan, cahaya Al-Qur’an kembali menyapa masyarakat Natuna, Provinsi Kepulauan Riau. Melalui program wakaf, Badan Wakaf Al-Qur'an (BWA) terus menyalurkan mushaf ke berbagai wilayah terpencil, menyasar masjid, surau, TPQ, hingga guru ngaji rumahan yang membutuhkan Al-Qur’an layak pakai, khususnya menjelang dan selama Ramadan 1447 Hijriah.
Koordinator BWA Kabupaten Natuna, Sirojudin, menuturkan bahwa distribusi telah menjangkau sejumlah pulau terluar. Untuk wilayah Serasan, sebanyak 100 dus atau sekitar 2.000 Al-Qur’an telah dikirimkan. Sementara itu, untuk Subi dan Pulau Panjang, sebanyak 50 dus atau 1.000 Al-Qur’an telah tiba dan tinggal menunggu pendistribusian ke titik-titik yang telah didata sebelumnya.
Penyaluran juga menyentuh Pulau Sedanau, Pulau Tiga, Sendedap, Kewarita Yokobi, Pulau Laut, Pulau Seluan, Kelarik, Batu Berian Tengah, Batubi, Semedang, Desa Mekar Jaya hingga Pian Tengah. Di wilayah Bunguran Timur, pembagian dilakukan bertahap, bahkan direncanakan diserahkan pada malam-malam Ramadan sebelum atau sesudah salat tarawih, agar langsung dimanfaatkan untuk tadarus.
Dari total 40 ribu Al-Qur’an yang dialokasikan BWA untuk wilayah Kepulauan Riau, sebanyak 10 ribu mushaf diperuntukkan bagi Natuna. Hingga kini, realisasi distribusi telah mencapai sekitar 80 persen, menyisakan 20 persen yang masih dalam proses pengiriman ke berbagai pulau.
Sirojudin menargetkan sebelum 10 Ramadan seluruh Al-Qur’an tersebut telah sampai ke tangan kaum muslimin dan muslimat yang membutuhkan.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Natuna, saya mengucapkan terima kasih kepada Badan Wakaf Al-Qur’an atas pendistribusian 10.000 Al-Qur’an untuk masyarakat Natuna. Program ini sangat kami dukung karena manfaatnya begitu besar bagi umat,” ujar Bupati Natuna, Cen Sui Lan, memberikan apresiasi atas gerakan wakaf tersebut.
Di Masjid Nurul Jihad, Setengar, rasa syukur tak terbendung. Pengurus masjid, Kardimin, mengungkapkan bahwa selama ini banyak Al-Qur’an yang sudah rusak dan tidak layak digunakan. Saat Ramadan tiba, anak-anak dan jamaah dewasa terpaksa membawa mushaf pribadi untuk tadarus karena persediaan di masjid sangat terbatas.
Bantuan wakaf ini juga seakan menjadi jawaban atas doa dan harapan mereka. Harapan melalui doa doa mereka yang selama ini ingin dimudahkan dalam belajar termasuk dengan segala kelengkapan fasilitas pendukung.
Dalam proses distribusi, BWA Natuna dibantu lima hingga enam relawan lokal di Ranai dan sejumlah pulau. Tim dari BWA pusat di Jakarta juga sempat turun langsung meninjau penyaluran ke wilayah kepulauan dan perbatasan.
Ke depan, BWA berencana melanjutkan tahap kedua dengan target tambahan 60 ribu Al-Qur’an untuk wilayah Kepri. Penyebarannya termasuk Natuna dan Anambas, agar cahaya Al-Qur’an terus menyala hingga ke batas negeri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....