Lunasi Hutang Puasa sebelum Ramadhan Tiba
- 12 Feb 2026 18:51 WIB
- Ranai
RRI.CO.ID, Natuna- Ramadhan adalah bulan yang dinanti-nanti umat Muslim. Bulan penuh ampunan, keberkahan, dan kesempatan untuk memperbaiki diri. Namun, menjelang datangnya Ramadhan, ada sebagian orang yang teringat bahwa ia masih memiliki hutang puasa dari tahun sebelumnya.
Hutang puasa biasanya terjadi karena alasan yang dibenarkan seperti sakit, dalam perjalanan jauh, haid, hingga perempuan hamil dan menyusui. Islam adalah agama yang memberi kemudahan. Karena itu, bagi yang berhalangan, ada kesempatan untuk mengganti puasa di hari lain ketika sudah mampu.
Ketika Ramadhan semakin dekat dan hutang puasa belum tuntas, langkah pertama yang perlu dilakukan adalah segera hitung kembali jumlah hari yang belum terganti, lalu susun niat dan rencana untuk menyelesaikannya sesuai kemampuan.
Jika waktu masih memungkinkan sebelum Ramadhan tiba, manfaatkan hari-hari yang tersisa untuk mengganti puasa tersebut. Namun, jika waktu sudah sangat sempit atau ada kondisi tertentu yang membuat seseorang belum mampu mengganti maka wajib mengganti puasa secepatnya dan membayar fidyah sebesar takaran satu mud beras dikalikan dengan jumlah hari puasa yang kamu tinggalkan.
Satu mud sendiri setara dengan 543 gram menurut ukuran Malikiyah, Syafi’iyah, dan Hanabilah bahan makanan pokok. Sementara menurut ukuran Hanafiyah, satu mud seukuran dengan 815,39 gram bahan makanan pokok.
Mereka yang diharuskan membayar fidyah adalah mereka yang membatalkan puasa demi orang lain, seperti ibu menyusui atau ibu hamil dan orang yang menunda qadha puasanya karena kelalaian hingga bulan Ramadhan tahun berikutnya.
Sebentar lagi bulan Ramadhan akan segera datang, mumpung masih sempat, yuk lunasi utang puasa tahun lalu supaya puasa Ramadan di tahun lalu menjadi semakin afdal!
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....