Jejak Piala Dunia : Qatar 2022, Takdir Sempurna Messi, Mbappe Tantang Masa Depan

  • 10 Jun 2026 12:14 WIB
  •  Ranai

RRI.CO.ID, Natuna – Piala Dunia 2022 di Qatar ibarat menghadirkan sebuah kisah melalui sebuah scenario film. Di satu sisi ada Lionel Messi, Sang Maestro dari Argentina yang telah menaklukan hampir semua gelar kecuali Piala Dunia. Disisi lain berdiri Kyllian Mbappe, bintang muda Perancis yang siap mengambil alih panggung sepakbola dunia.

Tak banyak yang menyangka perjalanan Argentina akan dimulai dengan kekalahan mengejutkan dari Arab Saudi. Kekalahan itu memicu keraguan, bahkan ada yang menilai mimpi Messi menjadi juara dunia telah berakhir sebelum benar-benar di mulai. Namun justru dari titik terendah itulah Argentina bangkit.

Laga demi laga dilalui dengan penuh perjuangan. Messi memimpin rekan-rekannya melewati hadangan lawan-lawan tangguh hingga mencapai partai puncak melawan Perancis, sang juara bertahan.

Wikipedia mencatat, final yang berlangsung di Stadion Lusail, Qatar kemudian menjelma menjadi salah satu pertandingan terbaik dalam Sejarah Piala Dunia. Argentina sempat unggul 2-0 dan tampak berada di ambang gelar. Namun Mbappe mengubah segalanya. Dalam hitungan menit, ia mencetak dua gol dan memaksa pertandingan berlanjut ke perpanjangan waktu.

Messi Kembali membawa Argentina unggul. Tetapi lagi lagi Mbappe muncul sebagai penyelemat Perancis. Hattrick di final Piala Dunia adalah pencapaian yang sangat langka. Namun malam itu bahkan tiga gol Mbappe belum cukup untuk membawa pulan trofi.

Pertandingan akhirnya ditentukan lewat adu finalti. Saat tendanganterakhir Perancis gagal, jutaan pendukung Argentina di seluruh dunia bersorak. Messi berlutut, rekan-rekannya berlari ke lapangan dan sebuah penantian panjang akhirnya berakhir.

Seusai pertandingan, Messi mengaku sangat Bahagia karena akhirnya mampu meraih gelar yang paling ia impikan. “Kami akhirnya mendapatkan apa yang sangat kami impikan” ucap Messi mengutip Fifa.com.

Sementara pelatih Argentina, Lionell Scaloni menyebut momen adu finalti sebagai saat saat paling menegangkan dalam hidupnya. Dikutip oleh Fifa.Com “Itu mungkin momen momen tersulit” Ujar Scaloni.

Dari kubu Perancis kekalahan itu terasa pahit. Namun malam itu juga melahirkan pesan penting dari Mbappe. Pelatih Perancis Didier Deschamps mengatakan bahwa Kyllian Mbappe benar-benar meninggalkan jejaknya di final ini.

Meski gagal mempertahankan gelar, Mbappe menunjukan kepada dunia bahwa masa depan sepakbolanya masih sangat panjang. Beberapa hari setelah final itu, Ia hanya menulis dua kata yang kemudian menjadi terkenal. “ Kami akan kembali” ujarnya sebagaima dikutip FIFA.Com.

Piala Dunia Qatar 2022 pada akhirnya bukan hanya mengisahkan tentang seorang legenda yang menyempurnakan takdirnya. Turnamen ini juga menjadi panggung peralihan generasi. Disaat Messi mencapai puncak tertinggi kariernya, dan Mbappe memberi tanda bahwa suatu hari nanti, dunia akan menjadi miliknya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....