Jejak Piala dunia – Perancis 1998, Misteri Ronaldo dan Mahkota Pertama “Ayam Jantan”
- 05 Jun 2026 10:43 WIB
- Ranai
RRI.CO.ID, Natuna – Piala dunia 1998 di Perancis seharusnya menjadi panggung bagi Brazil untuk mempertahankan gelar juara dunia. Mengutip Wikipedia, Tim Samba datang ke Perancis dengan skuad bertabur bintang seperti kiper Caludio Taffarel, Cafu dan Aldair serta Roberto Carlos di jantung pertahanan.
Sedangkan di tengah ada Cafu sang kapten serta Rivaldo, Leonardo dan juga Emerson yang sarat pengalaman bermain di klub-klub besar Eropa. Sementara di depan ada Bebeto, Giovanni, Denilson serta pemain terbaik dunia saat itu Ronaldo Nazario.
Namun beberapa jam menjelang final melawan tuan rumah Perancis, sebuah kejadian mengejutkan terjadi. Ronaldo dikabarkan mengalami gangguan kesehatan di hotel tim. Pada siang hari tanggal 12 juli 1998, Ronaldo tiba tiba mengalami kejang di kamar hotelnya. Dari mulutnya mengeluarkan busa dan sempat tidak sadarkan diri.
Apa yang sebenarnya terjadi ? Hingga kini berbagai versi cerita masih beredar. Ronaldo yang saat itu sempat dicoret namanya dapat tampil di final, namun hanya 72 menit sebelum kick off tiba tiba diizinkan bermain dan masuk sebagai starter.
Disisi lain, tuan rumah tampil penuh percaya diri. Dihadapan puluhan ribu pendukungnya di stade de France, Perancis menunjukan permainan yang disiplin dan efektif.
Pahlawan malam itu tidak lain adalah Zinedine Zidane. Dua gol hasil sundulannya membuat Tim “Ayam Jantan” berada di atas angin. Satu gol tambahan di penghujung laga memastikan kemenangan telak Perancil 3 – 0 atas Brazil.
Peluit panjang berbunyi. Perancis pun mencatat Sejarah dengan meraih gelar juara dunia pertama . Sementara itu, kekalahan Brazil dan kondisi Ronaldo sebelum final menjadi salah satu misteri.
Bola.com menulis kegagalan Brazil tampil maksimal dan kekalahan telak 0-3 dari Perancis melahirkan berbagai spekulasi gelap. Mulai dari dugaan tekanan sponsor yang memaksanya bermain, dugaan keracunan makanan, hingga spekulasi adanya teori bahwa Brasil sengaja “menjual” pertandingan tersebut.
Sang pelatih tim Samba, Mario Zagalo usai pertandingan mengomentari soal dimainkannya Ronaldo saat itu.
“Dia sudah dinyatakan layak main sama dokter. Siapapun di posisi saya bakal melakukan hal yang sama. Saya nggak mau jadi orang yang melarang dia main di final Piala dunia” Ujar Mario Zagalo mengutip www.sportsnet.ca terjemahan Meta AI.
Piala dunia 1998 akhirnya dikenang bukan hanya karena lahirnya sang juara baru, tapi juga karena satu pertanyaan yang belum pernah benar-benar terjawab ; apa yang sebenarnya terjadi pada Ronaldo di malam final itu ?
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....