Comeback Spektakuler, Jonatan Christie Lolos ke Final Indonesia Open 2026
- 07 Jun 2026 14:41 WIB
- Ranai
RRI.CO.ID, Natuna - Tunggal putra andalan Indonesia, Jonatan Christie, sukses mengunci tiket babak final turnamen Polytron Indonesia Open 2026 setelah menumbangkan wakil Thailand, Panitchaphon Teeraratsakul, pada Sabtu 6 Juni 2026. Melakoni laga semifinal yang mendebarkan di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, pebulu tangkis yang akrab disapa Jojo ini menang lewat pertarungan rubber game dengan skor akhir 16-21, 21-10, dan 21-12.
Keberhasilan dramatis ini tidak hanya mengantarkan Jojo ke partai puncak turnamen level BWF Super 1000, tetapi juga menjaga asa juara tunggal putra di rumah sendiri. Pada laga pemungkas di hari minggu 7 Juni 2026, Jojo dijadwalkan akan menantang sang pemain kejutan asal Kanada, Victor Lai, demi memperebutkan podium tertinggi.
Langkah Jojo menuju final sama sekali tidak mudah karena ia langsung mendapatkan tekanan hebat dari gaya permainan ofensif Panitchaphon sejak awal gim pertama. Hujanan smes keras yang dilancarkan perwakilan Thailand tersebut sukses merusak ritme permainan Jojo hingga memaksanya kalah dengan skor 16-21.
Memasuki gim kedua, juara All England tersebut perlahan mulai menemukan sentuhan terbaiknya untuk membalikkan keadaan. Jojo mengubah taktik dengan memperagakan permainan net yang sangat rapi serta akurasi penempatan shuttlecock yang menyulitkan lawan.
Strategi baru ini terbukti ampuh membuat Panitchaphon frustrasi hingga kerap melakukan kesalahan sendiri yang menguntungkan wakil tuan rumah. Setelah unggul 11-8 di interval, kepercayaan diri Jojo kian tidak terbendung hingga sukses merebut gim kedua dengan kemenangan telak 21-10.
Atmosfer Istora Senayan kian bergemuruh hebat saat pertandingan harus ditentukan melalui gim ketiga atau rubber game. Jojo tampil sangat disiplin dengan menerapkan pola reli panjang yang secara efektif berhasil menguras habis stamina dan fokus dari pemain Thailand tersebut.
Keunggulan stamina membuat Jojo dengan leluasa mendikte laga hingga memimpin jauh 18-12 sebelum akhirnya menyapu bersih tiga poin terakhir untuk menyudahi perlawanan dengan skor 21-12. Perjuangan spartan selama tiga gim ini menjadi bukti nyata kematangan mental sang petenis meja papan atas Indonesia di panggung dunia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....