Indonesia Kantongi Perunggu usai Takluk dari Korea

  • 04 Mei 2026 09:15 WIB
  •  Ranai

RRI.CO.ID, Natuna - Tim Uber Indonesia resmi mengakhiri perjalanan di Piala Uber 2026 dengan raihan medali perunggu setelah kalah 1-3 dari Korea Selatan di babak semifinal. Pertandingan yang berlangsung di Forum Horsens, Denmark, pada Sabtu 2 Mei 2026 menjadi titik henti perjuangan Srikandi Merah Putih menuju partai puncak.

Hasil ini memastikan Indonesia harus puasa gelar pada ajang Thomas dan Uber Cup 2026 karena tidak ada wakil yang tersisa di partai final. Meskipun gagal melaju ke babak terakhir, pencapaian meraih medali perunggu tetap menjadi catatan prestasi yang patut diapresiasi bagi tim putri.

Langkah Indonesia mulai terhambat di partai pertama saat kapten tim, Putri Kusuma Wardani, takluk di tangan tunggal putri nomor satu dunia, An Se Young. Putri harus menyerah dalam dua gim langsung dengan skor 19-21 dan 5-21 setelah sempat memberikan perlawanan sengit pada gim pembuka.

Ketertinggalan skuad Indonesia semakin melebar usai pasangan Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi kalah melalui drama tiga gim yang sangat melelahkan. Mereka dipaksa mengakui ketangguhan ganda Korea, Baek Ha Na/Lee So Hee, dengan skor akhir 16-21, 21-19, dan 15-21.

Asa Indonesia sempat kembali menyala ketika Thalita Ramadhani Wiryawan tampil perkasa menaklukkan tunggal kedua Korea Selatan, Sim Yu Jin. Melalui permainan yang sangat tenang, Thalita sukses mengunci kemenangan lewat skor identik 21-19 dan 21-19 untuk memperkecil kedudukan.

Namun, nasib tim akhirnya ditentukan di partai keempat melalui kekalahan ganda putri Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum dari pasangan Jeong Na Eun/Kim Hye Jeong. Rachel/Febi menyerah dengan skor 16-21 dan 18-21 setelah terus berada di bawah bayang-bayang permainan cepat lawan sejak awal gim.

Kekalahan ini memaksa Indonesia mengubur mimpi meraih trofi Uber tahun ini dan fokus mengevaluasi performa tim untuk turnamen masa depan. Meski demikian, semangat juang yang ditunjukkan para atlet sepanjang turnamen di Denmark menjadi modal berharga bagi regenerasi bulu tangkis nasional.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....