Perjuangan Tiwi/Fadia Berakhir dengan Medali Perunggu

  • 12 Apr 2026 19:55 WIB
  •  Ranai

RRI.CO.ID, Natuna - Ganda putri Indonesia, Amallia Cahaya Pratiwi dan Siti Fadia Silva Ramadhanti, sukses mengamankan medali perunggu di ajang Badminton Asia Championships 2026 pada Sabtu 11 April 2026. Langkah mereka terhenti di semifinal setelah mengakui keunggulan pasangan nomor satu dunia asal China dalam laga yang digelar di Ningbo.

Duet Merah Putih ini menyerah dari Liu Sheng Shu dan Tan Ning melalui pertarungan dua gim langsung dengan skor 10-21 dan 12-21. Meski gagal menapak ke partai puncak, raihan perunggu ini menjadi bukti konsistensi Tiwi dan Fadia di kasta tertinggi bulu tangkis Benua Kuning.

Pertandingan di Ningbo Olympic Sports Center sempat berjalan sangat alot pada awal gim pertama dengan sajian reli-reli panjang yang melelahkan. Tiwi dan Fadia sebenarnya mampu membuka keunggulan 3-1 sebelum lawan merespons dengan membalikkan keadaan hingga interval ditutup 11-7.

Selepas jeda, tekanan agresif dari juara All England 2026 tersebut membuat pertahanan wakil Indonesia mulai goyah dan sering melakukan kesalahan sendiri. Tanpa ampun, Liu dan Tan menutup gim pembuka hanya dalam waktu 19 menit setelah pengembalian bola dari Fadia sering menghantam net.

Memasuki gim kedua, persaingan kembali memanas saat Tiwi dan Fadia sempat menyamakan kedudukan 3-3 untuk mengimbangi kecepatan lawan. Kejar-mengejar angka terus terjadi dengan selisih poin yang sangat tipis sebelum akhirnya wakil tuan rumah kembali memimpin saat interval.

Dominasi Liu dan Tan semakin tidak terbendung setelah istirahat gim kedua melalui pertahanan kokoh dan serangan yang lebih variatif. Jarak poin semakin menjauh hingga kedudukan 17-11 yang membuat langkah Tiwi dan Fadia untuk bangkit terasa semakin berat di poin kritis.

Ganda putri terbaik Indonesia ini akhirnya harus mengakui kelas lawan yang terus melaju hingga mengunci kemenangan di angka 21-12. Kendati demikian, Fadia menilai performa mereka terus menunjukkan progres positif sebagai hasil dari evaluasi berkelanjutan pada berbagai turnamen sebelumnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....