Pemerintah Salurkan 997,2 Ribu Ton Beras Mulai Agustus, Jangkau 33,24 Juta KPM
- 19 Jul 2026 16:22 WIB
- Ranai
RRI.CO.ID, Ranai - Pemerintah kembali memperkuat perlindungan sosial melalui Program Bantuan Pangan Beras Tahap II yang dijadwalkan mulai disalurkan pada Agustus 2026. Program ini menjadi salah satu langkah strategis untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan sekaligus menjaga stabilitas harga beras di pasar.
Melansir dari unggahan Instagram @badanpangannasional, pemerintah menyiapkan sebanyak 997,2 ribu ton beras yang akan disalurkan kepada 33,24 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Penyaluran dilakukan secara sekaligus untuk alokasi tiga bulan, sehingga setiap KPM akan menerima 10 kilogram beras per bulan atau total 30 kilogram.
Bantuan pangan ini tidak hanya bertujuan meringankan beban ekonomi masyarakat, tetapi juga menjaga keterjangkauan pangan di tengah berbagai tantangan ekonomi. Program tersebut diharapkan mampu memperkuat daya beli masyarakat sekaligus memastikan kebutuhan pokok tetap dapat dipenuhi.
Selain memberikan manfaat langsung kepada penerima, bantuan beras juga diproyeksikan berdampak terhadap stabilitas harga. Dengan masyarakat penerima bantuan memperoleh pasokan beras secara langsung, kebutuhan membeli beras di pasar akan berkurang sehingga tekanan terhadap permintaan dapat menurun.
Berkurangnya permintaan di pasar diharapkan membuat pasokan beras tetap terjaga dan harga lebih stabil. Kondisi ini sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam mengendalikan laju inflasi, khususnya inflasi yang dipengaruhi oleh komoditas pangan.
Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas), I Gusti Ketut Astawa, mengatakan penyaluran bantuan kepada lebih dari 33 juta KPM selama tiga bulan setara dengan hampir satu juta ton beras yang langsung diterima masyarakat. Menurutnya, kondisi tersebut akan mengurangi kebutuhan pembelian beras di pasar sehingga dapat membantu menekan inflasi.
Secara keseluruhan, target bantuan pangan beras pemerintah sepanjang 2026 mencapai 1,66 juta ton. Melalui penyaluran tahap kedua ini, pemerintah berharap ketahanan pangan masyarakat tetap terjaga, daya beli meningkat, serta stabilitas harga beras dan pengendalian inflasi nasional dapat terus dipertahankan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....