Merokok Tingkatkan Risiko Gangguan Gigi dan Mulut
- 17 Sep 2026 09:54 WIB
- Ranai
RRI.CO.ID, Ranai - Merokok tidak hanya berdampak pada kesehatan paru-paru, tetapi juga dapat memengaruhi kesehatan gigi dan mulut. Melansir dari @kemenkes_ri, paparan rokok, baik rokok konvensional maupun elektrik, dapat menimbulkan berbagai masalah pada rongga mulut jika berlangsung terus-menerus.
Salah satu dampaknya adalah berkurangnya produksi air liur sehingga kondisi mulut menjadi lebih kering. Padahal, air liur berperan penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan mulut sekaligus membantu melindungi gigi.
Kondisi mulut yang kering dapat membuat bakteri lebih mudah berkembang. Akibatnya, risiko munculnya bau mulut, penumpukan plak, karang gigi, hingga gigi berlubang dapat meningkat.
Paparan rokok yang berlangsung dalam jangka panjang juga dapat meningkatkan risiko penyakit gusi atau periodontitis. Penyakit tersebut dapat merusak jaringan yang berfungsi menopang gigi dan, apabila tidak ditangani, dapat menyebabkan gigi menjadi goyang hingga tanggal.
Selain memengaruhi gusi dan gigi, rokok juga dapat memicu iritasi serta perubahan pada jaringan di dalam mulut. Zat karsinogenik yang terkandung dalam paparan rokok dalam jangka panjang juga dikaitkan dengan meningkatnya risiko kanker rongga mulut.
Cara terbaik untuk membantu mencegah kerusakan gigi dan mulut akibat rokok adalah menghentikan kebiasaan merokok, baik rokok konvensional maupun elektrik. Berhenti merokok juga menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan.
Selain menghindari paparan rokok, pemeriksaan gigi dan mulut secara rutin juga penting dilakukan. Pemeriksaan ke dokter gigi setidaknya setiap enam bulan dapat membantu mendeteksi masalah atau perubahan jaringan mulut lebih dini sehingga dapat segera ditangani.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....