Cara Mengatasi Anak Demam Disertai Kejang
- 20 Agt 2026 17:19 WIB
- Ranai
RRI.CO.ID,Natuna - Demam yang disertai kejang pada anak dapat membuat orang tua panik. Namun, tindakan yang tepat dan cepat sangat penting untuk menjaga keselamatan anak.
Demam merupakan kondisi yang cukup sering dialami anak. Pada sebagian anak, terutama usia sekitar 6 bulan hingga 5 tahun, demam dapat disertai kejang yang dikenal sebagai kejang demam. Kondisi ini biasanya terjadi ketika anak mengalami demam dengan suhu 38°C atau lebih dan bukan berarti anak mengalami epilepsi. Seperti informasi dari Alodokter berikut ini
Ketika anak tiba-tiba kejang, orang tua sebaiknya berusaha tetap tenang. Berikut beberapa langkah yang dapat dilakukan:
- Letakkan anak di tempat yang aman.
Pindahkan anak ke lantai atau permukaan yang datar dan jauhkan benda-benda keras atau tajam yang dapat menyebabkan cedera. - Jangan menahan gerakan tubuh anak.
Biarkan kejang berlangsung secara alami. Jangan mencoba menghentikan gerakan tangan atau kaki anak dengan paksa - Jangan memasukkan benda apa pun ke dalam mulut.
Hindari memasukkan sendok, jari, kain, atau benda lainnya ke mulut anak. Tindakan tersebut justru dapat menyebabkan cedera atau mengganggu jalan napas. - Posisikan anak miring setelah atau selama kejang bila memungkinkan.
Posisi miring dapat membantu menjaga jalan napas dan memungkinkan air liur atau muntahan keluar dengan lebih mudah - Longgarkan pakaian anak.
Pakaian yang terlalu ketat dapat dibuat lebih longgar agar anak lebih nyaman. Catat lama kejang.
Perhatikan kapan kejang dimulai dan berapa lama berlangsung. Informasi tersebut akan sangat membantu dokter dalam menentukan penanganan berikutnya
Setelah kejang berhenti, orang tua dapat memantau suhu tubuh anak menggunakan termometer. Anak juga perlu mendapatkan cukup cairan untuk membantu mencegah dehidrasi.Penting dipahami bahwa obat penurun panas tidak selalu dapat mencegah kejang demam. Karena itu, orang tua tidak boleh mengandalkan obat penurun panas sebagai satu-satunya cara untuk mencegah kejang
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....