Cara Memandikan Bayi yang Aman dan Nyaman

  • 19 Agt 2026 09:35 WIB
  •  Ranai

RRI.CO.ID, Natuna - Memandikan bayi merupakan salah satu kegiatan penting dalam perawatan sehari-hari,bagi orang tua baru, aktivitas ini terkadang menimbulkan rasa khawatir karena tubuh bayi masih kecil, kulitnya sensitif, serta kepala dan lehernya membutuhkan penyanggaan yang baik. Oleh karena itu, proses mandi perlu dilakukan dengan perlahan, hati-hati, dan menggunakan perlengkapan yang sudah disiapkan sebelumnya.

Dilansir dari Halodoc,sebelum mulai memandikan bayi, orang tua sebaiknya menyiapkan handuk, alas yang aman, pakaian dan popok bersih, waslap, bak mandi bayi jika diperlukan, serta air hangat,semua perlengkapan sebaiknya diletakkan dalam jangkauan agar orang tua tidak perlu meninggalkan bayi untuk mengambil sesuatu selama proses mandi berlangsung. Bayi juga sebaiknya tidak langsung dimandikan setelah menyusu atau makan karena dapat meningkatkan kemungkinan muntah.

Cara memandikan bayi baru lahir perlu disesuaikan dengan kondisi tali pusarnya,jika tali pusar masih menempel dan belum puput, Halodoc menyarankan metode sponge bath atau mandi dengan cara menyeka tubuh menggunakan waslap yang dibasahi air hangat. Metode ini membantu menjaga area tali pusar tetap kering dan mendukung proses pelepasan tali pusar secara alami.

Setelah tali pusar terlepas dan area pusar sudah mengering dengan baik, bayi dapat mulai dimandikan menggunakan bak mandi bayi,saat memindahkan bayi ke dalam bak, kepala dan leher harus selalu ditopang dengan baik. Bayi juga tidak boleh dibiarkan sendirian di dalam bak mandi meskipun hanya sebentar karena keselamatan bayi harus menjadi prioritas utama.

Air untuk memandikan bayi sebaiknya terasa hangat dan nyaman, bukan panas,penggunaan air hangat kuku dan menyarankan orang tua memeriksa suhu air terlebih dahulu menggunakan siku atau bagian dalam pergelangan tangan sebelum bayi dimasukkan ke dalam air. Suhu ruangan juga perlu diperhatikan agar bayi tidak mudah kedinginan ketika pakaian dilepas.

Untuk mandi menggunakan bak, air tidak perlu diisi terlalu tinggi. Salah satu panduan Halodoc menyebutkan ketinggian air sekitar 5–7 sentimeter. Mandi juga sebaiknya dilakukan dalam waktu singkat, sekitar 5–10 menit, agar bayi tetap merasa nyaman dan tidak mengalami penurunan suhu tubuh akibat terlalu lama berada di dalam air.

Ketika melakukan sponge bath, bayi dapat dibaringkan di atas permukaan yang rata, bersih, dan aman,bagian wajah dapat dibersihkan terlebih dahulu menggunakan kapas atau waslap yang dibasahi air bersih tanpa sabun. Area mata dibersihkan dengan lembut dari sudut bagian dalam menuju bagian luar, sedangkan bagian tubuh lainnya dapat dibersihkan secara bertahap.

Perhatikan pula bagian tubuh yang memiliki lipatan, seperti leher, ketiak, belakang telinga, dan lipatan paha karena kotoran serta keringat dapat menumpuk di area tersebut,bagian genital dan bokong dapat dibersihkan pada tahap terakhir. Setelah menggunakan sabun atau pembersih, pastikan tubuh bayi dibilas dengan baik agar tidak ada sisa produk yang tertinggal pada kulit.

Kulit bayi masih sensitif sehingga penggunaan produk mandi perlu diperhatikan,orang tua memilih produk yang lembut dan sesuai untuk kulit bayi. Pada bayi baru lahir, penggunaan sabun tidak selalu diperlukan jika diperlukan, pembersih yang lembut dan bebas sabun dapat menjadi pilihan untuk membantu mengurangi risiko kulit kering atau iritasi.

Orang tua juga perlu memperhatikan kandungan produk yang digunakan,produk dengan pewangi yang kuat atau bahan yang berpotensi mengiritasi sebaiknya dihindari, terutama jika bayi memiliki kulit sensitif. Sebelum menggunakan produk baru, orang tua dapat memperhatikan respons kulit bayi dan menghentikan penggunaannya apabila muncul kemerahan atau tanda iritasi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....