Hidung Tersumbat saat Flu? Ini Penjelasan Medisnya
- 29 Jun 2026 14:59 WIB
- Ranai
RRI.CO.ID, Natun - Hidung tersumbat merupakan salah satu keluhan yang paling sering dirasakan saat seseorang mengalami flu. Kondisi ini membuat penderitanya sulit bernapas melalui hidung, suara menjadi sengau, dan terkadang disertai berkurangnya kemampuan mencium aroma. Banyak orang mengira penyebabnya semata-mata karena lendir yang menumpuk, padahal ada proses lain yang terjadi di dalam tubuh saat melawan infeksi.
Mengutip dari Mayo Clinic, flu dan sebagian besar pilek disebabkan oleh infeksi virus yang memicu respons sistem kekebalan tubuh. Ketika virus menyerang saluran pernapasan bagian atas, pembuluh darah di dalam rongga hidung melebar dan jaringan hidung mengalami peradangan. Akibatnya, jaringan menjadi bengkak sehingga saluran hidung menyempit dan aliran udara terhambat. Selain itu, tubuh juga memproduksi lebih banyak lendir untuk membantu menangkap dan mengeluarkan virus dari saluran pernapasan.
Sementara itu, Centers for Disease Control and Prevention (CDC) menjelaskan bahwa hidung tersumbat sebenarnya merupakan bagian dari mekanisme pertahanan alami tubuh. Lendir yang diproduksi berfungsi membantu membersihkan saluran pernapasan dari virus, debu, dan partikel asing lainnya. Meski terasa tidak nyaman, kondisi ini umumnya akan membaik seiring pulihnya infeksi. Namun, apabila hidung tersumbat berlangsung lebih dari 10 hari, disertai demam tinggi, nyeri hebat pada wajah, atau sesak napas, sebaiknya segera berkonsultasi dengan tenaga kesehatan.
Untuk membantu meredakan hidung tersumbat, perbanyak minum air putih agar lendir tetap encer dan lebih mudah dikeluarkan. Menghirup uap hangat, menggunakan larutan saline (air garam steril) untuk membersihkan rongga hidung, serta beristirahat yang cukup juga dapat membantu mempercepat pemulihan. Hindari penggunaan obat semprot hidung dekongestan lebih dari tiga hari berturut-turut tanpa anjuran tenaga medis karena dapat menyebabkan hidung kembali tersumbat.
Hidung tersumbat saat flu memang mengganggu, tetapi umumnya merupakan tanda bahwa sistem kekebalan tubuh sedang bekerja melawan infeksi. Dengan menjaga kondisi tubuh, memenuhi kebutuhan cairan, dan beristirahat yang cukup, proses pemulihan biasanya dapat berlangsung lebih cepat sehingga pernapasan kembali terasa lega.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....