Bahaya Duduk Terlalu Lama bagi Kesehatan Tubuh

  • 29 Jun 2026 14:57 WIB
  •  Ranai

RRI.CO.ID, Natuna - Di era modern, banyak aktivitas sehari-hari dilakukan dalam posisi duduk, mulai dari bekerja di depan komputer, belajar, hingga menikmati hiburan melalui gawai. Tanpa disadari, kebiasaan duduk dalam waktu yang lama dapat berdampak buruk bagi kesehatan jika tidak diimbangi dengan aktivitas fisik yang cukup. Oleh karena itu, penting untuk memahami risiko yang dapat ditimbulkan agar kita lebih peduli terhadap kesehatan tubuh.

Mengutip dari World Health Organization (WHO), kurangnya aktivitas fisik merupakan salah satu faktor risiko utama berbagai penyakit tidak menular, seperti penyakit jantung, diabetes tipe 2, dan beberapa jenis kanker. Duduk terlalu lama membuat tubuh membakar lebih sedikit kalori, memperlambat metabolisme, serta mengurangi kerja otot, terutama pada kaki dan punggung. WHO juga menganjurkan setiap orang untuk mengurangi waktu duduk dan lebih sering bergerak dalam aktivitas sehari-hari.

Sementara itu, Mayo Clinic menjelaskan bahwa terlalu banyak duduk dikaitkan dengan meningkatnya risiko tekanan darah tinggi, kadar gula darah yang tidak terkontrol, penumpukan lemak tubuh, hingga gangguan pada kesehatan jantung. Selain itu, duduk dalam posisi yang sama selama berjam-jam juga dapat menyebabkan nyeri pada leher, bahu, punggung, dan pinggang akibat postur tubuh yang kurang baik.

Untuk mengurangi dampak tersebut, biasakan berdiri atau berjalan ringan setiap 30 hingga 60 menit saat bekerja atau belajar. Manfaatkan waktu istirahat untuk melakukan peregangan sederhana, naik turun tangga, atau berjalan ke luar ruangan selama beberapa menit. Jika memungkinkan, atur posisi duduk yang ergonomis agar tulang belakang tetap mendapatkan penopang yang baik.

Menjaga kesehatan tidak selalu harus dimulai dengan olahraga berat. Kebiasaan sederhana seperti mengurangi waktu duduk dan memperbanyak gerak dapat memberikan manfaat besar bagi tubuh dalam jangka panjang. Dengan tubuh yang lebih aktif, risiko berbagai penyakit dapat ditekan, sekaligus membantu menjaga kebugaran dan produktivitas dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....