Demam Berdarah Masih Jadi Ancaman Serius, Ini Gejala yang Perlu Diwaspadai
- 17 Jun 2026 11:00 WIB
- Ranai
RRI.CO.ID, Ranai - Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi salah satu ancaman kesehatan yang serius di Indonesia. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat sepanjang Januari hingga Oktober 2025 terdapat 131.393 kasus DBD dengan 544 kasus kematian. Jumlah tersebut menempatkan Indonesia sebagai penyumbang sekitar 7 persen dari total kasus DBD yang terjadi di dunia.
Melansir dari @prodia_ohi, berdasarkan data Kemenkes dalam tiga tahun terakhir, kelompok usia 15 hingga 44 tahun menjadi kelompok yang paling sering terinfeksi DBD. Kelompok usia produktif ini dinilai memiliki risiko tinggi karena aktivitas yang padat, baik di lingkungan kerja maupun di luar rumah, sehingga peluang terpapar gigitan nyamuk Aedes aegypti menjadi lebih besar.
Masyarakat diminta mewaspadai sejumlah gejala DBD yang umum muncul, seperti demam tinggi mendadak di atas 40 derajat Celsius, sakit kepala berat, nyeri otot dan sendi, serta munculnya ruam merah pada kulit. Selain itu, penderita juga dapat mengalami mual, muntah, hilang nafsu makan, kelelahan ekstrem, hingga perdarahan ringan seperti mimisan dan gusi berdarah.
Kemenkes mengingatkan bahwa masa paling kritis pada penderita DBD justru terjadi ketika demam mulai turun pada hari keempat atau kelima. Pada fase tersebut, kondisi pasien dapat memburuk dan berisiko mengalami Dengue Shock Syndrome (DSS) atau syok dengue yang dapat memicu komplikasi serius bahkan mengancam nyawa apabila tidak segera mendapatkan penanganan medis.
Untuk menekan angka kasus DBD, masyarakat dianjurkan menerapkan langkah pencegahan secara konsisten melalui gerakan 3M Plus, yaitu menguras tempat penampungan air, menutup wadah yang berpotensi menjadi sarang nyamuk, serta mendaur ulang barang bekas yang dapat menampung air. Selain itu, menjaga lingkungan bebas genangan, menutup celah ventilasi dan jendela, melakukan fogging atau penaburan bubuk abate secara berkala, juga menjadi upaya penting dalam mencegah penyebaran DBD.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....