Cara Menyimpan Makanan Matang agar Tetap Aman dan Bernutrisi menurut Ahli Gizi
- 17 Jun 2026 10:41 WIB
- Ranai
RRI.CO.ID, Ranai - Menyimpan makanan di kulkas kerap dianggap sebagai solusi untuk menjaga kualitas dan keamanan pangan. Namun, para ahli mengingatkan bahwa makanan sisa yang sudah berada di meja makan tidak memiliki kualitas yang sama dengan makanan yang langsung dipisahkan setelah matang untuk disimpan.
Ahli gizi Rita Ramayulis dalam unggahan Instagramnya menyebut, makanan sisa umumnya telah mengalami penurunan kualitas akibat terpapar udara, berada cukup lama pada suhu ruang, serta bersentuhan dengan peralatan makan yang berpotensi membawa kontaminasi bakteri. Selain itu, makanan juga dapat mengalami proses oksidasi yang menyebabkan penurunan kandungan gizi dan kualitas rasa.
Sebaliknya, makanan yang dipisahkan segera setelah matang untuk disimpan di kulkas memiliki kondisi yang lebih baik. Makanan tersebut belum terkontaminasi oleh peralatan makan, belum mengalami oksidasi yang signifikan, dan belum terlalu lama terpapar suhu ruang sehingga kualitasnya lebih terjaga.
Meski demikian, kulkas bukanlah alat yang dapat membunuh bakteri. Suhu dingin hanya berfungsi memperlambat pertumbuhan bakteri dan memperlambat kerusakan zat gizi. Kulkas juga membantu mencegah kehilangan gizi lebih lanjut, tetapi tidak dapat mengembalikan kandungan gizi yang sudah hilang akibat oksidasi ketika makanan dibiarkan terlalu lama di suhu ruang.
Rita menyarankan, untuk makanan yang dimasak dalam jumlah banyak segera dipisahkan antara porsi yang akan langsung dikonsumsi dan porsi yang akan disimpan. Setelah suhunya sedikit turun, makanan sebaiknya dimasukkan ke dalam wadah bersih dan kedap udara. Jika terlanjur menjadi makanan sisa, simpan dalam wadah tertutup rapat dan panaskan kembali hanya satu kali sebelum dikonsumsi guna menjaga keamanan pangan dan kualitas makanan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....