Sering Multitasking? Kenali Dampaknya bagi Produktivitas
- 11 Jun 2026 14:21 WIB
- Ranai
RRI.CO.ID, Natuna- Multitasking sering dianggap sebagai kemampuan yang dapat meningkatkan produktivitas. Banyak orang merasa lebih efisien ketika mengerjakan beberapa tugas sekaligus dalam waktu yang bersamaan.
Namun, dilansir dari Hellosehat berbagai penelitian menunjukkan bahwa multitasking tidak selalu memberikan hasil yang lebih baik. Justru, kebiasaan ini dapat membuat seseorang kehilangan fokus dan meningkatkan risiko terjadinya kesalahan dalam pekerjaan.
| Baca juga: Sering Mengunyah Es Batu? Kenali Dampaknya |
Ketika otak berpindah-pindah dari satu tugas ke tugas lain, dibutuhkan waktu untuk menyesuaikan kembali konsentrasi. Proses ini dikenal sebagai "switching cost" yang dapat mengurangi efisiensi kerja secara keseluruhan.
“Multitasking juga dapat menyebabkan pekerjaan memerlukan waktu lebih lama untuk diselesaikan. Meskipun terlihat sibuk, seseorang sering kali tidak memberikan perhatian penuh pada setiap tugas yang sedang dikerjakan” ungkap dr. Ririn Nur Abdiah Bahar.
Selain memengaruhi produktivitas, multitasking dapat meningkatkan tingkat stres. Tekanan untuk menyelesaikan banyak pekerjaan sekaligus dapat membuat pikiran menjadi lebih mudah lelah dan sulit berkonsentrasi.
Dalam jangka panjang, kebiasaan multitasking yang berlebihan dapat menurunkan kualitas hasil kerja. Tugas yang membutuhkan pemikiran mendalam dan kreativitas biasanya lebih efektif diselesaikan dengan fokus pada satu pekerjaan dalam satu waktu.
Untuk meningkatkan produktivitas, cobalah menerapkan metode kerja secara bertahap atau single-tasking. Dengan memberikan perhatian penuh pada satu tugas hingga selesai, pekerjaan dapat dilakukan lebih cepat, lebih akurat, dan menghasilkan kualitas yang lebih baik.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....