Segudang Manfaat Sering Konsumsi Rebusan Ubi Ungu, Ubi Jalar, dan Jagung

  • 26 Mei 2026 22:47 WIB
  •  Ranai

RRI.CO.ID, Natuna - Tren gaya hidup sehat, beralih ke makanan utuh (whole foods) tanpa banyak proses pengolahan menjadi pilihan yang kian diminati. Salah satu menu sarapan atau camilan tradisional yang ternyata menyimpan khasiat luar biasa bagi tubuh adalah kombinasi rebusan ubi ungu, ubi jalar, dan jagung manis.

Bukan sekadar pengganjal perut, ketiga panganan lokal ini jika rutin dikonsumsi dapat menjadi investasi jangka panjang bagi kesehatan tubuh.

Berikut adalah rincian manfaat kesehatan yang terkandung dalam kombinasi sehat ini:

1. Ubi Ungu: Benteng Antioksidan dan Penangkal Radikal Bebas

Warna ungu pekat pada ubi ini bukan tanpa alasan. Warna tersebut berasal dari tingginya kandungan antosianin, salah satu jenis antioksidan kuat.

  • Manfaat Utama: Antosianin bekerja aktif menangkal radikal bebas, membantu menurunkan risiko penyakit jantung, serta menjaga stabilitas tekanan darah.

  • Kelebihan lain: Ubi ungu juga diketahui baik untuk menjaga kesehatan hati (liver) dan memiliki sifat anti-inflamasi (anti-peradangan).

2. Ubi Jalar (Kuning/Oranye): Sahabat Mata dan Pencernaan

Ubi jalar dengan daging berwarna kuning atau oranye sangat kaya akan beta-karoten, yang di dalam tubuh akan diubah menjadi Vitamin A.

  • Manfaat Utama: Mendukung kesehatan mata dan mempertajam penglihatan. Selain itu, ubi jalar memiliki indeks glikemik yang relatif rendah, artinya karbohidrat di dalamnya dilepaskan menjadi gula darah secara perlahan, sehingga tidak memicu lonjakan gula darah secara drastis.

  • Serat Tinggi: Kandungan seratnya yang melimpah membantu mencegah sembelit dan menjaga ekosistem bakteri baik di usus.

3. Jagung Rebus: Penambah Energi dan Pelindung Seluler

Jagung rebus melengkapi kombinasi ini dengan kandungan vitamin B kompleks, terutama thiamin dan niasin, serta antioksidan seperti lutein dan zeaxanthin.

  • Manfaat Utama: Lutein pada jagung sangat bagus untuk melindungi makula mata dari kerusakan akibat penuaan. Sementara itu, karbohidrat dan serat pada jagung memberikan pasokan energi yang stabil untuk aktivitas sehari-hari tanpa membebani sistem pencernaan.

Proses pengolahan dengan cara direbus atau dikukus jauh lebih sehat dibandingkan digoreng. Merebus tidak menambah kalori dari minyak selundupan (lemak jenuh), serta menjaga kandungan nutrisi alami di dalamnya tetap utuh dan mudah diserap oleh tubuh.

Kombinasi ketiga bahan ini sangat cocok dijadikan pengganti nasi untuk menu sarapan atau sebagai camilan sore. Karena sudah memiliki cita rasa manis alami, disarankan untuk mengonsumsinya tanpa tambahan gula pasir atau kental manis agar manfaat diet dan kesehatannya tetap optimal. Beralih ke panganan lokal yang murah dan mudah didapat seperti ubi dan jagung terbukti menjadi langkah nyata untuk menjaga tubuh tetap bugar dan terhindar dari berbagai penyakit degeneratif.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....