Kenali Gejala Diabetes pada Leher
- 24 Apr 2026 11:07 WIB
- Ranai
RRI.CO.ID,Natuna - Banyak orang tidak sadar kalau gejala diabetes bisa dilihat pada leher. Coba berdiri di depan cermin atau raba area belakang leher Anda. Apakah ada tanda sepert lebih gelap dan kusam atau teksturnya terasa tebal seperti kain bludru? padahal udah digosok menggunakan sabun sampai merah? Jika Anda mengalami gejala tersebut maka perlu diwaspadai karena ini bisa jadi tanda awal dari gejala diabetes. Berikut penjelasan dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah dari klinik Kiera dr Erta, Sp. JP akun Yutube @DrErtaSpJP :
Tanda gelap dan kusam di leher itu bukan daki, melainkan peringatan keras dari tubuh. Secara medis, kondisi leher menghitam ini disebut sebagai akanis negrikan. Tanda ini penampakannya seringki mirip lipatan kulit yang kotor. Tapi sebenarnya ini adalah tanda bahwa insulin di tubuh udah mulai menumpuk. Insulin ibarat kunci yang membukakan pintu sel agar gula bisa masuk dan jadi energi. Tapi kalau kuncinya banyak yang macet, maka gula darah kta akan meluap di mana-mana.
Lalu kenapa tanda ini muncul di leher? Karena kadar insulin yang terlalu tinggi dalam darah memicu sel kulit untuk membelah lebih cepat dari biasanya. Sel-sel baru ini mengandung lebih banyak melanin. Itulah sebabnya warnanya menjadi lebih gelap dan teksturnya jadi lebih tebal. Jadi jika Anda melihat tanda ini pada diri kita atau pada anak-anak kita, nah itu bukan masalah kebersihan kulit, tapi masalah metabolisme di dalam darah.
Banyak orang Indonesia yang santai aja melihat lehernya menghitam dan menganggap akibat panas-panasan atau kurang bersih saat mandi. Padahal ini adalah gejala awal diabetes tipe 2 yang sangat khas sebelum gula darahmu kita benar-benar melonjak ke angka yang menakutkan, tubuh sebenarnya udah sangat baik. Dia memberi sinyal asap dulu sebelum kebakaran besar itu terjadi di pankreas Anda. Selain di leher, tanda serupa juga sering muncul di ketiak atau di lipatan paha. Nah, jika tanda ini udah muncul biasanya dibarengi dengan perut yang makin buncit dan rasa lapar walaupun baru aja makan besar.
Diabetes bukan penyakit yang tiba-tiba datang, melainkan hasil akumulasi dari kebahagiaan lidah yang kita turutin bertahun-tahun. Tapi kabar baiknya jika Anda menemukan tanda ini lebih awal, kondisi ini masih sangat mungkin diperbaiki sebelum jadi diabetes permanen. Kuncinya ada dua. Yang pertamaAnda kamu harus kurangi asupan karbohidrat sederhana. Yang kedua, Anda harus mulai bergerak lebih banyak setiap hari.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....