Waspada Jajanan Viral yang Tinggi Garam
- 23 Apr 2026 09:04 WIB
- Ranai
RRI.CO.ID,Natuna – Tidak sedikit jajanan kekinian viral yang tampilannya sangat menggoda iman. Mulai dari cireng kuah pedas yang merah membara sampai camilan kering dengan bumbu-bubuk yang rasanya sangat menggiurkan, memang terasa gurih saat dimakan. Masalah utama jajanan viral saat ini bukan hanya soal pedasnya, tapi kadar natrium yang luar biasa tinggi. Berikut penjelasan dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah dari klinik Kiera dr Erta, Sp. JP akun Yutube @DrErtaSpJP :
Satu porsi jajanan kekinian seringki mengandung garam yang udah melampaui batas kebutuhan harian kita dalam satu kali makan. Bayangkan natrium itu seperti magnet untuk air. Saat dia masuk ke pembuluh darah dalam jumlah yang besar, maka dia akan menarik air masuk ke dalam aliran darah. Hasilnya volume darah akan meningkat.
Tekanan di dalam pembuluh darah jadi naik dan dinding pembuluh darah Anda dipaksa meregang dengan kencang. Persis seperti balon yang ditiup terlalu kuat. Lama-lama bisa tipis atau bahkan pecah. Anda mungkin sedang merasa baik-baik saja sekarang. Karena hipertensi itu sering disebut sebagai silent killer. Dia tidak memberikan sinyal sakit seperti saat kaki kita tersandung batu. Dia bekerja dalam sunyi. Merusak ginjal, mempertebal dinding jantung. sampai suatu saat dia memberikan kejutan berupa serangan jantung atau stroke di usia yang masih sangat muda.
Beberapa penelitian sudah membuktikan secara ilmiah kalau mengurangi asupan natrium bisa menurunkan tekanan darah secara signifikan bahkan tanpa obat-obatan berat di tahap awal. Banyak yang merasa masih muda dan merasa tensi aman. Namun perlu diingat bahwa pembuluh darah memiliki memori, kebiasaan makan tinggi garam sejak remaja akan membentuk kualitas pembuluh darah kita di masa depan. Kalau setiap hari kita memborbardir tubuh dengan garam, maka jangan kaget kalau di usia 30-an tensi Anda sudah tinggi terus.
Jangan salah, garam bukan hanya yang rasanya asin di lidah, tapi ada di balik penyedap rasa, pengawet, bahkan saus, sambal botolan. Bukan tidak boleh jajan namun jadilah pembeli yang cerdas. Jika makan yang sangat gurih atau asin, maka segera imbangi dengan minum banyak air putih dan perbanyak makan buah yang tinggi kalium seperti pisang atau pepaya untuk membantu membuang kelebihan natrium tadi dan kurangi juga frekuensinya.
Kesehatan itu investasi, dan apa yang Anda makan hari ini adalah cicilan untuk masa tua nanti. Apakah Anda mau pensiun dengan santai sambil gendong cucu atau pensiun sambil harus rutin kontrol ke dokter jantung. Maka pilihannya ada di tangan Anda atau lebih tepatnya di lidah Anda. Mari kita belajar membatasi diri pelan-pelan demi jantung yang lebih awet.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....