Cara Sederhana Mengatasi Dampak Kurang Bergerak di Kantor

  • 07 Apr 2026 11:23 WIB
  •  Ranai

RRI.CO.ID, Ranai - Sebagian besar pekerja kantoran menghabiskan waktu hingga delapan jam atau lebih setiap hari dalam posisi duduk. Rutinitas ini kerap dianggap wajar, namun tanpa disadari dapat berdampak buruk bagi kesehatan tubuh. Minimnya aktivitas fisik selama bekerja menjadi salah satu faktor utama meningkatnya risiko berbagai penyakit tidak menular.

Melansir dari @prodia_ohi, kurang gerak dalam jangka panjang dapat berkontribusi terhadap munculnya penyakit serius seperti jantung, diabetes, hingga stroke. Sayangnya, banyak pekerja beralasan tidak memiliki waktu untuk berolahraga di tengah padatnya aktivitas. Padahal, tetap aktif bergerak sebenarnya bisa dilakukan tanpa harus meninggalkan area kantor.

Dampak dari tubuh yang jarang bergerak saat bekerja cukup beragam. Mulai dari nyeri pada punggung, leher, dan bahu akibat duduk terlalu lama, hingga kaki yang terasa pegal dan kaku karena sirkulasi darah tidak lancar. Selain itu, kondisi ini juga dapat memicu kelelahan, menurunkan konsentrasi, serta meningkatkan risiko obesitas dan penyakit kronis lainnya.

Tidak hanya itu, kurangnya aktivitas fisik juga berpengaruh pada kesehatan mental. Pekerja dapat mengalami peningkatan stres serta gangguan kualitas tidur. Jika dibiarkan terus-menerus, kondisi ini tentu akan berdampak pada produktivitas dan kualitas hidup secara keseluruhan.

Untuk mengatasi hal tersebut, ada beberapa cara sederhana yang bisa diterapkan di tengah rutinitas kerja. Di antaranya adalah melakukan interval walking training dengan pola jalan cepat dan santai secara bergantian, menggunakan standing desk, memanfaatkan tangga вместо lift, mengatur pengingat untuk bergerak setiap dua jam, serta menerapkan walking meeting untuk rapat singkat. Dengan langkah-langkah kecil ini, pekerja tetap dapat menjaga kesehatan meski disibukkan oleh pekerjaan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....