Sayur Jadi Tidak Sehat jika Salah Cara Mengolah dan Mengonsumsinya
- 05 Apr 2026 13:13 WIB
- Ranai
RRI.CO.ID, Ranai - Sayur dikenal sebagai salah satu makanan paling sehat yang kaya akan vitamin, mineral, dan serat. Namun, di balik manfaat tersebut, cara mengolah dan mengonsumsinya ternyata sangat menentukan nilai gizinya. Kesalahan dalam memasak maupun penyajian dapat membuat sayur kehilangan manfaat, bahkan berpotensi berdampak buruk bagi kesehatan.
Melansir dari @siloamhospitals, salah satu kebiasaan yang perlu diwaspadai adalah penggunaan santan berlebih dalam olahan sayur. Kandungan lemak jenuh yang tinggi pada santan dapat meningkatkan jumlah kalori secara drastis. Jika dikonsumsi dalam porsi besar dan terlalu sering, kondisi ini berisiko membebani kerja jantung serta meningkatkan kadar kolesterol. Oleh karena itu, menu sayur bersantan sebaiknya tidak dijadikan konsumsi harian.
Selain itu, cara menumis sayur juga kerap menjadi sumber masalah. Penggunaan minyak yang berlebihan, minyak yang dipakai berulang kali, serta proses memasak dengan api besar dan waktu terlalu lama dapat merusak kandungan nutrisi. Bahkan, kondisi tersebut berpotensi membentuk lemak trans yang berbahaya bagi tubuh, sehingga manfaat sayur justru berkurang.
Kesalahan lain yang sering terjadi adalah memasak sayur terlalu lama hingga teksturnya menjadi sangat lembek. Proses ini dapat menyebabkan hilangnya vitamin larut air seperti vitamin C dan B. Selain menurunkan nilai gizi, rasa dan tekstur sayur juga menjadi kurang menarik. Padahal, sayur tidak harus dimasak hingga hancur untuk bisa dikonsumsi dengan aman.
Untuk menjaga manfaat sayur tetap optimal, masyarakat dianjurkan memilih metode memasak yang lebih sehat seperti mengukus, merebus dalam waktu singkat, atau menumis dengan sedikit minyak. Penggunaan santan tetap diperbolehkan namun sebaiknya dibatasi. Mengombinasikan sayur dengan sumber protein serta memperhatikan porsi dan frekuensi konsumsi juga menjadi kunci agar manfaat sayur tetap maksimal bagi kesehatan tubuh.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....