Atasi Rambut Rontok saat Menyusui

  • 24 Mar 2026 14:41 WIB
  •  Ranai

RRI.CO.ID,NATUNA - Rambut rontok saat menyusui biasanya terjadi sekitar 3–6 bulan setelah melahirkan dan bersifat sementara. Kondisi ini dikenal sebagai telogen effluvium, yaitu kerontokan yang dipicu perubahan siklus rambut. Saat hamil, hormon estrogen tinggi membuat rambut jarang rontok sehingga terlihat lebih tebal. Setelah melahirkan, kadar estrogen turun drastis sehingga banyak rambut masuk ke fase istirahat dan rontok secara bersamaan. Akibatnya, jumlah rambut yang rontok terlihat lebih banyak dari biasanya. Kondisi ini umumnya akan membaik dan kembali normal dalam waktu 6–12 bulan. Beberapa faktor seperti perubahan hormon, kondisi tubuh, dan gaya hidup juga dapat memengaruhi tingkat kerontokan. Dengan memahami penyebabnya bisa membantu ibu tetap tenang dan tidak khawatir berlebihan. Berikut tips untuk mencegahnya yang dilansir dari laman halodoc.com:

1. Nutrisi yang Cukup

Pastikan tubuh mendapat asupan gizi seimbang, terutama zat besi, vitamin D, dan vitamin B kompleks. Nutrisi ini sangat membantu dalam memperkuat akar rambut dan mendukung pertumbuhan rambut baru.

2. Perawatan Rambut yang Tepat

Gunakan sampo dan kondisioner yang membantu menguatkan rambut. Pilih produk dengan bahan alami seperti lidah buaya atau minyak kelapa untuk menutrisi kulit kepala. Pijat ringan saat keramas juga bisa membantu melancarkan aliran darah.

3. Batasi Penggunaan Alat Panas

Terlalu sering menggunakan hair dryer atau catokan dapat membuat rambut lebih rapuh. Sebaiknya kurangi penggunaan alat styling panas dan biarkan rambut kering secara alami.

4. Hindari Gaya Rambut Terlalu Kencang

Mengikat rambut terlalu kencang bisa menarik akar rambut dan memperparah kerontokan. Pilih gaya rambut yang lebih longgar agar rambut tidak mudah stres. Gunakan sisir bergigi jarang dan sisir rambut secara perlahan.

5. Kelola Stres dengan Baik

Stres dan kurang tidur dapat memperburuk kerontokan rambut. Usahakan tetap memiliki waktu istirahat yang cukup dan lakukan aktivitas relaksasi ringan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....