agar Timbangan Tak Bergeser ke Kanan usai Lebaran

  • 22 Mar 2026 13:44 WIB
  •  Ranai

RRI.CO.ID, Natuna- Lebaran identik dengan hidangan bersantan, makanan manis, dan camilan yang menggoda selera. Tanpa terasa, pola makan berubah dan porsi sering kali bertambah. Jika tidak dikontrol, jarum timbangan pun bisa bergeser ke arah kanan setelah hari raya.

Langkah pertama yang bisa dilakukan adalah mengatur porsi makan. Bukan berarti tidak boleh menikmati opor, rendang, atau kue kering, tetapi ambillah secukupnya. Gunakan prinsip seimbang, perbanyak sayur dan buah, serta batasi makanan tinggi gula dan lemak.

Selanjutnya, jangan melewatkan waktu makan. Banyak orang justru menunda makan karena khawatir berat badan naik, lalu berakhir dengan makan berlebihan di waktu berikutnya. Pola makan teratur membantu metabolisme tetap stabil dan mencegah kalap saat menyantap hidangan Lebaran.

Perbanyak konsumsi air putih setiap hari. Air membantu tubuh tetap terhidrasi dan mengurangi keinginan untuk ngemil berlebihan. Terkadang rasa lapar yang muncul sebenarnya adalah sinyal tubuh yang kekurangan cairan.

Aktivitas fisik juga perlu dijaga meski masih dalam suasana libur. Luangkan waktu untuk berjalan kaki, bersepeda santai, atau melakukan peregangan ringan minimal 20–30 menit sehari. Gerak tubuh sederhana ini membantu membakar kalori dan menjaga kebugaran.

Selain itu, kurangi kebiasaan rebahan terlalu lama setelah makan. Duduk atau langsung berbaring bisa membuat tubuh terasa makin berat. Cobalah berdiri atau berjalan ringan setelah bersantap agar proses pencernaan lebih optimal.

Yang terpenting adalah konsisten dan tidak berlebihan. Lebaran adalah momen bahagia yang boleh dinikmati, tetapi tetap dengan kesadaran menjaga kesehatan. Dengan pola makan terkontrol dan tetap aktif bergerak, timbangan pun tetap stabil meski hari raya telah usai.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....