Penyebab Gangguan Tidur di Era Smartphone
- 16 Mar 2026 05:39 WIB
- Ranai
RRI.CO.ID,Natuna - Godaan untuk main ponsel sebelum tidur memang sulit dihindari. Namun kamu perlu tahu bahwa kebiasaan satu ini ternyata bisa menurunkan kualitas tidur bahkan berdampak buruk pada kesehatan fisik dan mental. Lalu kenapa banyak orang itu tiba-tiba susah tidur di era smartphone? Berikut penjelasan dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah dari klinik Kiera dr Erta, Sp. JP akun Yutube @DrErtaSpJP :
Banyak orang dengan keluhan badan terasa capek tapi matanya tidak mau tidur. Dan setelah ditelusuri jawabannya itu hampir selalu sama yaitu hanya sebentar melihat HP. Masalahnya sitilah sebentar kadang berubah jadi 1 jam tanpa terasa. Ini adalah otak manusia dan dalam otak ada pusat pengatur ritme tidur yang disebut sebagai circadium rhythm. Ritme ini bekerja seperti jam biologis yang mengatur kapan kita merasa mengantuk dan kapan kita merasa segar. Sistem ini sangat dipengaruhi oleh cahaya. Ketika mata kita melihat cahaya yang terang, maka otak akan mendapat sinyal bahwa ini masih siang hari.
Tubuh kemudian menekan produksi hormon melatonin, yaitu hormon yang membantu kita merasa mengantuk. Masalahnya layar ponsel memancarkan cahaya biru yang cukup kuat untuk mengganggu sistem ini. Cahaya biru dari layar smartphone dapat menunda pelepasan melatonin. Akibatnya otak tetap merasa berada dalam kondisi siang hari walaupun jamnya sudah menunjukkan pukul 11.00 malam. Tubuh akhirnya menjadi bingung antara waktu istirahat dan waktu aktif.
Ada juga faktor psikologis. Konten media sosial dirancang untuk menarik perhatian.
video pendek, notifikasi, dan komentar membuat otak terus aktif. Setiap kali kita melihat sesuatu yang menarik, otak melepaskan dopamin. Ini adalah zat kimia yang membuat kita merasa tertarik untuk terus melihat untuk terus scrolling. Nah, hal ini membuat otak kita berada dalam kondisi stimulasi yang tinggi.
Ketika otak masih aktif seperti ini, proses transisi menuju tidur menjadi lebih sulit. Ibarat mobil yang baru aja dipacu kencang di jalan tol, mesin itu tidak langsung dingin begitu didiamkan. Kurang tidur juga bukan hanya membuat kita mengantuk keesokan harinya.
Dalam jangka panjang, kurang tidur dapat mempengaruhi banyak sistem dalam tubuh kita. Tekanan darah bisa meningkat, kadar gula darah terganggu, dan risiko penyakit jantung juga meningkat.
Ketika seseorang tidurnya cukup, maka tubuh akan melakukan banyak proses penting seperti perbaikan seluler, penguatan memori, dan regulasi hormon.
Tanpa tidur yang cukup, proses-proses ini tidak akan berjalan optimal. Kabar baiknya, ada beberapa langkah sederhana yang bisa membantu memperbaiki kualitas tidur. Salah satunya adalah memberi jeda waktu antara penggunaan layar dan waktu tidur. Banyak pakar menyarankan untuk berhenti menggunakan smartphone sekitar 1 jam sebelum tidur. Mengganti kebiasaan scrolling dengan aktivitas yang lebih tenang. Seperti misalnya baca buku, mendengarkan musik yang lembut, atau sekedar berbincang dengan keluarga yang bisa membantu otak masuk ke mode istirahat.
Mengatur pencahayaan kamar juga penting. Lampu yang terlalu terang itu dapat menghambat rasa ngantuk. Lingkungan tidur yang nyaman, yang sejuk, dan gelap itu membantu tubuh memproduksi melatonin secara alami. Tidur bukanlah kemewahan, tapi satu kebutuhan biologis. Sama seperti makan dan bernafas, tidur adalah bagian penting dari kesehatan tubuh.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....