Pentingnya Rutin Cek Kesehatan Mata

  • 09 Mar 2026 20:38 WIB
  •  Ranai

RRI.CO.ID: Mata manusia adalah organ sensorik utama yang memberi reaksi pada cahaya dan mengirimkan informasi visual ke otak. Berbeda dengan pandangan umum, mata tidak berbentuk bola yang sempurna, namun terdiri dari dua bagian utama yang menyatu. Bagian depan mata yang transparan dan berbentuk cembung disebut kornea. Kornea terhubung langsung ke bagian mata yang lebih besar, yaitu skelera, bagian mata yang berwarna putih. Kedua bagian ini disambungkan oleh lingkaran jaringan yang disebut limbus.

Iris atau selaput pelangi terletak di bagian tengah mata, bagian ini yang paling mudah dikenali dari mata. Iris adalah struktur sirkular yang berwarna. Oleh karena itu, warna selaput pelangi biasanya berbeda-beda, coklat, abu-abu, biru, atau hijau. Pada bagian tengah iris terdapat pupil yang umumnya berwarna hitam dan bertanggung jawab dalam mengatur jumlah cahaya yang memasuki mata. Seperti celah diafragma kamera, pupil berfungsi mengatur jumlah cahaya yang masuk ke mata. Pupil dikendalikan oleh otot sfingter dan osilator yang ada di selaput pelangi.

Mengapa penting cek Kesehatan mata dilansir dari Klikdokter manfaat yang kita dapatkan adalah mendeteksi masalah penglihatan sejak dini,mengetahui apakah resep kacamata atau lensa kontak masih sesuai,mencegah gangguan mata serius seperti glaukoma atau degenerasi macula,memberi gambaran kesehatan tubuh secara keseluruhan.Selain itu juga bermanfaat untuk mendeteksi Kesehatan tubuh seperti diabetes (perubahan pembuluh darah retina),hipertensi (tekanan darah tinggi yang terlihat pada retina),tumor otak (tekanan abnormal di belakang mata).Glaukoma dan degenerasi makula yang sering tidak bergejala di awal.

Kapan sebaiknya cek kesehatan mata secara rutin Sebaiknya anak di bawah usia 3 tahun sudah menjalani skrining pada mata mata. Pastikan anak Anda telah mengalami skrining ini saat melakukan pemeriksaan rutin di dokter anak,kemudian pastikan anak Anda melakukan pemeriksaan penglihatan setiap 1-2 tahun saat medical check up rutin. Ini dilakukan untuk menyingkirkan keluhan gangguan penglihatan seperti rabun jauh,selajutnya lakukan pemeriksaan mata secara komprehensif, terutama jika Anda memiliki riwayat keluarga yang memiliki sakit mata atau Anda baru saja mengalami trauma pada mata di usia 20-39 tahun dan terakhir usia 40 keatas karena seiring dengan bertambahnya usia, penyakit mata degeneratif (terkait dengan usia) akan lebih mudah timbul. Terlebih jika Anda memiliki faktor risiko seperti diabetes, hipertensi, riwayat penyakit mata pada keluarga, atau Anda mengonsumsi obat-obatan tertentu yang dapat memengaruhi kondisi mata.

Ada beberapa jenis penyakit mata seperti Iritasi mata yang paling umum ini dapat dialami oleh berbagai usia dan jenis kelamin. Iritasi mata dapat berupa sensasi terbakar, gatal, atau perih. Iritasi mata seringkali diikuti dengan gejala lain, seperti mata kering, mata terlalu berair, rasa tidak nyaman, mata terasa letih, nyeri, radang kelopak mata, mata terasa sakit, dan kemerahan.Penyakit Presbiopi dialami oleh orang-orang yang berusia lebih dari 40 tahun. Presbiopi adalah kondisi tidak mampu melihat dengan jelas benda dalam jarak dekat maupun tulisan cetak berukuran kecil selanjutnya Katarak yaitu kondisi timbulnya bagian berkabut pada lensa mata, sehingga cahaya sulit memasuki mata dan menyebabkan penglihatan menjadi terbatas.

Kemudian penyakit Glaukoma suatu kondisi terjadi karena tumpukan tekanan pada mata, yang dapat menyebabkan kerusakan saraf optik dan membatasi kemampuan melihat.Konjungtivitis yaitu kondisi peradangan pada lapisan jaringan kornea dan kelopak mata. Konjungtivitis lebih dikenal sebagai “mata merah muda”,terakhir Ablasio retina yaitu kondisi darurat ini berupa retina yang bergeser dari posisi normal, sehingga terpisah dari pembuluh darah yang memberi nutrisi dan oksigen.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....