Bahaya Doomscrolling bagi Kesehatan Mental

  • 09 Mar 2026 19:17 WIB
  •  Ranai

RRI.CO.ID, Natuna- Di era digital saat ini, media sosial sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Banyak orang tanpa sadar terus menggulir layar untuk membaca berita atau informasi terbaru. Kebiasaan ini yang berlebihan dikenal dengan istilah doomscrolling.

Doomscrolling membuat seseorang terpapar berita negatif secara terus-menerus. Hal ini dapat memicu perasaan cemas dan stres yang meningkat. Bahkan, rasa takut berlebihan terhadap situasi sekitar pun bisa muncul.

Kebiasaan ini juga dapat mengganggu kualitas tidur. Seseorang bisa tetap terjaga hanya untuk mengecek berita terbaru. Akibatnya, tubuh dan pikiran tidak mendapatkan istirahat yang cukup.

Selain itu, doomscrolling dapat menurunkan produktivitas harian. Pikiran terus terganggu oleh informasi negatif yang dibaca. Tugas dan pekerjaan menjadi sulit diselesaikan tepat waktu.

Untuk mencegah dampak buruknya, penting membatasi waktu penggunaan media sosial. Pilihlah sumber berita yang terpercaya dan relevan. Berikan jeda bagi diri sendiri dari layar digital secara rutin.

Aktivitas sederhana seperti berjalan di luar, membaca buku, atau berbincang dengan keluarga dapat membantu pikiran lebih tenang. Hal ini juga membantu tubuh rileks dan mengurangi stres. Menjaga keseimbangan antara dunia digital dan kehidupan nyata sangat penting.

Doomscrolling mungkin terlihat sepele, tetapi efeknya cukup berbahaya bagi kesehatan mental. Gunakan teknologi dengan bijak agar pikiran tetap sehat. Dengan begitu, hidup lebih seimbang dan produktif dapat tercapai.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....