Biji Pepaya Jangan Dibuang Punya Segudang Manfaat Rahasia
- 09 Mar 2026 13:52 WIB
- Ranai
RRI.CO.ID, Natuna - Biji pepaya sering kali dianggap sebagai bagian yang tidak berguna dan langsung dibuang saat seseorang mengonsumsi buahnya. Padahal, menurut penjelasan dr. Saddam Ismail, biji kecil berwarna hitam tersebut sebenarnya menyimpan berbagai kandungan nutrisi yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh.
Dalam salah satu penjelasan di kanal youtube nya, dr. Saddam mengungkapkan bahwa biji pepaya mengandung sejumlah senyawa bioaktif yang cukup penting. Di antaranya adalah antioksidan, flavonoid, dan polifenol yang berperan dalam melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.
Salah satu manfaat yang cukup dikenal dari biji pepaya adalah potensinya dalam membantu mengatasi parasit usus. Biji pepaya memiliki sifat antiparasit alami, dan beberapa penelitian menunjukkan bahwa ekstraknya dapat membantu mengeluarkan cacing dari saluran pencernaan.
Selain itu, biji pepaya juga dipercaya dapat mendukung kesehatan hati. Dalam pengobatan tradisional, biji pepaya sering dimanfaatkan sebagai bahan alami yang membantu proses detoksifikasi dengan mendukung fungsi organ hati dalam membuang zat-zat beracun dari tubuh.
Biji pepaya juga diketahui mengandung senyawa isothiocyanate yang memiliki potensi sebagai agen pelindung sel. Senyawa ini diyakini dapat membantu menghambat pertumbuhan sel abnormal serta melindungi jaringan tubuh dari kerusakan yang dapat memicu berbagai penyakit kronis.
Manfaat lain dari biji pepaya berkaitan dengan sistem pencernaan. Kandungan serat serta sedikit enzim papain di dalamnya dapat membantu memperlancar proses buang air besar dan mendukung pemecahan protein dalam sistem pencernaan.
Selain itu, beberapa penelitian laboratorium juga menunjukkan bahwa biji pepaya memiliki aktivitas antibakteri dan antijamur. Senyawa alami di dalamnya dapat membantu melawan beberapa jenis mikroorganisme yang berpotensi merugikan kesehatan.
Untuk mengonsumsinya, biji pepaya dapat dimakan dalam beberapa cara sederhana. Biji segar dapat dikunyah langsung dalam jumlah kecil, biasanya sekitar 5–10 butir, meskipun rasanya cenderung pahit dan sedikit pedas menyerupai lada hitam. Selain itu, biji pepaya juga dapat dikeringkan lalu ditumbuk hingga menjadi bubuk yang dapat dicampurkan ke dalam jus, salad, atau madu. Dalam beberapa masakan, bubuk biji pepaya bahkan digunakan sebagai alternatif pengganti lada karena aromanya yang khas.
Meskipun memiliki berbagai potensi manfaat, konsumsi biji pepaya tetap perlu dilakukan dengan bijak. Konsumsi berlebihan dapat menimbulkan efek samping seperti mual, muntah, atau diare. Oleh karena itu, biji pepaya sebaiknya dikonsumsi dalam jumlah terbatas dan tidak digunakan sebagai pengganti pengobatan medis, terutama bagi ibu hamil dan menyusui yang disarankan untuk menghindarinya demi alasan keamanan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....