Manfaat Dahsyat Ceker Ayam untuk Kesehatan
- 06 Mar 2026 09:49 WIB
- Ranai
RRI.CO.ID, Natuna - Ceker ayam sering dipandang sebelah mata dan hanya dianggap sebagai pelengkap dalam berbagai hidangan, seperti seblak atau sup. Padahal, bagian ayam ini menyimpan sejumlah kandungan nutrisi yang berpotensi memberikan manfaat bagi kesehatan tubuh.
Secara tampilan, ceker ayam memang didominasi oleh kulit, tulang, dan sedikit jaringan lunak. Namun di balik bentuknya yang sederhana, bagian ini ternyata mengandung beberapa zat gizi penting yang berkaitan dengan kesehatan kulit, tulang, dan persendian.
Menurut penjelasan dr. Saddam Ismail di kanal Youtube nya, salah satu komponen nutrisi utama dalam ceker ayam adalah kolagen. Kolagen merupakan protein struktural yang memiliki peran penting dalam menjaga elastisitas kulit, memperkuat jaringan ikat, serta mendukung kesehatan tulang dan sendi.
| Baca juga: 11 Manfaat Teh Hijau untuk Kesehatan Tubuh |
Selain kolagen, ceker ayam juga mengandung glukosamin dan kondroitin. Kedua senyawa ini dikenal luas sebagai komponen yang sering ditemukan dalam suplemen kesehatan sendi karena membantu menjaga pelumasan sendi dan mendukung fleksibilitas pergerakan tubuh.
Ceker ayam juga mengandung asam hialuronat yang berperan dalam mempertahankan kelembapan kulit. Kandungan ini membantu menjaga kadar air dalam jaringan kulit sehingga kulit tampak lebih lembap dan tidak mudah mengalami keriput.
Di samping itu, terdapat pula sejumlah mineral penting seperti kalsium, fosfor, dan seng. Mineral-mineral ini berperan dalam menjaga kepadatan tulang serta mendukung berbagai proses biologis yang berkaitan dengan pemeliharaan jaringan tubuh.
| Baca juga: Manfaat Petai untuk Kesehatan Tubuh |
Jika dikonsumsi dalam jumlah yang wajar, kandungan nutrisi tersebut berpotensi memberikan beberapa manfaat kesehatan. Kolagen dalam ceker ayam dapat membantu menjaga hidrasi kulit, sementara glukosamin dan kondroitin berperan dalam mendukung perbaikan jaringan tulang rawan serta membantu mengurangi keluhan pada sendi.
Meski demikian, cara pengolahan tetap menjadi faktor penting untuk mempertahankan nilai gizinya. Ceker ayam lebih dianjurkan diolah dengan cara direbus, dijadikan sup, atau kaldu, sedangkan metode menggoreng sebaiknya dihindari karena dapat meningkatkan kandungan lemak jenuh.
Selain itu, konsumsi ceker ayam juga perlu disesuaikan dengan kondisi kesehatan masing-masing. Bagi individu dengan kadar kolesterol tinggi atau riwayat asam urat, konsumsi sebaiknya dibatasi, dan penting pula memastikan ceker ayam dicuci bersih serta direbus terlebih dahulu untuk mengurangi lemak dan kotoran yang masih tersisa.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....