Puasa tanpa Sahur Aman atau Tidak?
- 21 Feb 2026 20:35 WIB
- Ranai
RRI.CO.ID, Natuna - Secara umum, puasa tanpa sahur tetap bisa dijalani sesekali oleh orang yang sehat dan tidak memiliki penyakit tertentu, meski tubuh akan terasa lebih lemas, mudah lapar, dan kurang bertenaga.
Namun, bila kebiasaan ini dilakukan berulang kali, risikonya terhadap kesehatan akan meningkat, seperti dehidrasi, kelelahan, sulit konsentrasi, hingga masalah pada lambung. Hal ini menjadi lebih berbahaya bagi kelompok rentan, misalnya anak-anak, lansia, ibu hamil atau menyusui, serta penderita penyakit kronis seperti diabetes, maag berat, atau tekanan darah rendah.
Dari laman alodokter, Jika ingin tetap menjalani puasa tanpa sahur dan muncul gejala seperti pusing hebat, lemas hingga sulit beraktivitas, jantung berdebar, atau muntah, sebaiknya pertimbangkan untuk segera membatalkan puasa. Beberapa langkah ini penting untuk mencegah kondisi yang lebih serius. Setelah itu, konsultasikan ke dokter agar penyebab keluhan dapat diketahui dan kesehatan tetap terjaga.
Berpuasa aman dengan melewatkan sahur :
Agar puasa tetap aman meski sesekali terlewat sahur, Anda dapat menerapkan beberapa langkah berikut:
- Hindari begadang dan usahakan tidur lebih awal agar tubuh lebih segar serta lebih mudah bangun sahur.
- Siapkan menu sahur yang praktis dan bergizi, seperti roti gandum isi telur dan selada atau salad sayur dengan irisan daging dada ayam.
- Cukupi kebutuhan cairan saat berbuka hingga sebelum tidur, setidaknya 8 gelas per hari, agar tubuh tetap terhidrasi.
- Jangan memaksakan diri berpuasa jika kondisi tubuh sedang tidak prima.
Sahur sangat penting untuk menjaga kesehatan dan stamina selama puasa. Pasalnya, puasa tanpa sahur bagi kesehatan dapat meningkatkan risiko berbagai gangguan kesehatan karena kebutuhan nutrisi dan cairan harian tidak terpenuhi secara optimal.
Melewatkan sahur bukan kebiasaan yang aman, terutama jika dilakukan berulang kali. Puasa tanpa sahur bagi kesehatan dapat meningkatkan risiko lemas, dehidrasi, gangguan konsentrasi, hingga memperburuk kondisi medis tertentu. Karena itu, penting untuk tetap memperhatikan asupan nutrisi dan kondisi tubuh selama berpuasa.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....