Sakit Gigi Jangan Diabaikan, Ini Penanganannya
- 16 Feb 2026 13:40 WIB
- Ranai
RRI.CO.ID, Natuna - Sakit gigi masih menjadi keluhan kesehatan yang umum dialami masyarakat. Kondisi ini dapat disebabkan oleh gigi berlubang, infeksi gusi, pertumbuhan gigi bungsu, hingga abses gigi yang memerlukan penanganan medis.
Dalam buku Ilmu Penyakit Gigi dan Mulut karya Prof. drg. Sri Angky Soekanto, PhD, dijelaskan bahwa rasa nyeri pada gigi umumnya terjadi akibat peradangan pada pulpa atau jaringan saraf gigi. Jika tidak segera ditangani, infeksi dapat menyebar ke jaringan sekitar.
| Baca juga: Waspadai Bahaya Makanan Manis untuk Anak |
Dokter gigi dari Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI), drg. Andini Rahmawati, mengatakan masyarakat sering menunda periksa ke dokter dan hanya mengandalkan obat pereda nyeri. “Obat hanya mengurangi rasa sakit sementara. Sumber infeksi tetap harus diatasi,” ujarnya.
Menurut Kementerian Kesehatan RI, menjaga kebersihan gigi dengan menyikat gigi dua kali sehari dan rutin memeriksakan diri setiap enam bulan menjadi langkah pencegahan utama. Edukasi ini terus digencarkan melalui program promotif dan preventif di fasilitas kesehatan.
| Baca juga: Kenali Tanda Tubuh Butuh Istirahat |
Studi yang dipublikasikan dalam Journal of Dental Research menyebutkan bahwa infeksi gigi yang tidak ditangani berpotensi menyebabkan komplikasi serius, termasuk penyebaran bakteri ke aliran darah pada kasus tertentu.
Untuk pertolongan pertama, masyarakat disarankan berkumur dengan air garam hangat dan menghindari mengunyah pada sisi gigi yang sakit. Namun langkah tersebut tidak menggantikan pemeriksaan profesional.
Tenaga kesehatan mengingatkan agar masyarakat tidak sembarangan menggunakan antibiotik tanpa resep dokter, karena penggunaan yang tidak tepat dapat memicu resistensi bakteri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....