Tips Konsumsi Seblak dengan Bijak dan Sehat
- 15 Feb 2026 22:47 WIB
- Ranai
RRI.CO.ID, NATUNA - Seblak merupakan makanan khas Indonesia yang populer dengan rasa gurih dan pedasnya. Makanan asli Bandung ini terbuat dari kerupuk basah yang dimasak denganberbagai bumbu, serta tambahan sayur, bakso, sosistelur, dan lainnya.
Kuliner ini juga dirasakan memiliki banyak penggemar diseluruh tanah air. Apalagi seblak ini sangat cocok disantap ketika musim hujan atau disantap saat cuaca sejuk.
Namun konsumsi seblak berlebihan dapat membawa dampak negatif untuk kesehatan. Melansir dari laman KlikDokter, dr. Dyah Novita Anggraini, membahas potensi penyakit yang dapat timbul akibat terlalun sering makan seblak serta cara-cara untuk mengonsumsinya dengan lebih bijak.
Potensi penyakit bisa muncul akibat terlalu sering makan seblak Dan berbagai potensi penyakit akibat terlalu sering makan seblak dapat muncul seperti;
1. Gastritis dan tukak lambung
Konsumsi makanan pedas secara berlebihan dapat mengiritasi lambung. Capsaicin dalam cabai merangsang produksi asam lambung yang berlebihan, menyebabkan peradangan pada lapisan lambung.
Gejala: Nyeri ulu hati, mual, muntah, dan perut kembung. Jika berlanjut, dapat menyebabkan tukak lambung, yaitu luka pada dinding lambung.
2. Asam lambung (GERD)
Makanan pedas dan berlemak tinggi seperti seblak dapat memicu naiknya asam lambung ke esofagus, menyebabkan gastroesophageal reflux disease (GERD).
Gejala: Rasa terbakar di dada (heartburn), regurgitasi makanan, dan kesulitan menelan.
3. Hipertensi
Seblak sering kali mengandung garam dan penyedap rasa yang tinggi. Asupan natrium yang berlebihan dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah.
Gejala: Tekanan darah tinggi, sakit kepala, pusing, dan dalam jangka panjang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke.
Artikel lainnya: Lakukan Hal Ini untuk Mencegah Tekanan Darah Tinggi
4. Obesitas dan sindrom metabolik
Seblak yang tinggi kalori, terutama dari kerupuk, minyak, dan tambahan protein olahan seperti bakso dan sosis, dapat menyebabkan peningkatan berat badan.
Gejala: Penambahan berat badan, resistensi insulin, kadar kolesterol dan trigliserida yang tinggi, serta peningkatan risiko diabetes tipe 2.
5. Kolesterol tinggi
Seblak yang mengandung banyak minyak dan lemak jenuh dari sosis dan bakso dapat meningkatkan kadar kolesterol LDL (kolesterol jahat).
Gejala: Meningkatkan risiko aterosklerosis, yaitu penumpukan plak di arteri, yang dapat menyebabkan penyakit jantung koroner.
6. Dehidrasi dan gangguan ginjal
Makanan pedas seperti seblak dapat menyebabkan tubuh kehilangan cairan lebih cepat melalui keringat. Natrium yang tinggi juga dapat membebani kerja ginjal.
Gejala: Dehidrasi, peningkatan risiko batu ginjal, dan kerusakan ginjal dalam jangka panjang.
Tips Mengonsumsi Seblak dengan Sehat
Meskipun seblak memiliki potensi dampak negatif bagi kesehatan jika dikonsumsi berlebihan, ada beberapa cara untuk menikmati seblak dengan lebih sehat:
1. Batasi frekuensi konsumsi
Hindari mengonsumsi seblak terlalu sering. Batasi konsumsi seblak maksimal satu atau dua kali dalam sebulan.
2. Pilih bahan yang sehat
Gunakan kerupuk yang rendah lemak dan garam.
Tambahkan lebih banyak sayuran segar untuk meningkatkan kandungan serat dan vitamin.
Pilih sumber protein yang lebih sehat seperti telur rebus atau dada ayam tanpa kulit.
3. Kurangi penggunaan minyak dan garam:
Masak seblak dengan sedikit minyak atau pilih metode memasak yang lebih sehat seperti merebus.
Kurangi penggunaan garam dan penyedap rasa. Gantilah dengan rempah-rempah alami untuk menambah cita rasa.
4. Hindari penyedap rasa berlebihan
Penyedap rasa sering mengandung monosodium glutamate (MSG) yang dapat menyebabkan masalah kesehatan jika dikonsumsi dalam jumlah besar. Gunakan bumbu alami seperti bawang putih, kencur, dan cabai segar.
5. Perhatikan porsi
Konsumsi seblak dalam porsi yang wajar. Jangan makan terlalu banyak dalam satu waktu.
6. Minum air yang cukup
Pastikan Kamu minum cukup air untuk mencegah dehidrasi, terutama setelah mengonsumsi makanan pedas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....