RRI.CO.ID,Natuna - Menurunkan berat badan seringkali menjadi tantangan bagi banyak orang, terutama ketika cara yang dilakukan justru malah menyiksa dan sulit dipertahankan. Di balik itu, banyak berbagai tips menurunkan berat badan dengan cepat dan permanen yang bisa diterapkan. Penurunan berat badan yang sehat ini harus diawali dengan perubahan gaya hidup secara bertahap. Mulai dari mengatur pola makan, memperbaiki kebiasaan harian, serta menjaga aktivitas fisik dapat membantu tubuh membakar lemak secara optimal dan berkelanjutan. Kurangi makan atau tambah olahraga mana yang lebih ampuh? Berikut penjelasan dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah dari klinik Kiera dr Erta, Sp. JP pada akun Yutube @DrErtaSpJP :
Untuk mendapatkan berat badan ideal kuncinya adalah impian banyak orang tanpa harus defisit kalori. Jika makan sebanyak 2.500 kilo kalori tapi bakarnya 2.000 kilo kalori, maka tetap tidak akan mempengaruhi timbangan, meski Anda jogging sambil bawa harapan. Akan lebih baik lagi dengan cara mudah yaitu dengan mengurangi 300 kilo kalori dari piring, daripada membakar 300 kilo kalori di treadmill yang setara dengan 30 menit lari.
Mulailah dari piring, bukan dari maraton dadakan, kurangi porsinya, perbanyak sayur. Pilih metode setengah piring sayur, 1/4 protein, ¼ karbo. Pastikan ada protein di tiap makanan harian Anda. Protein bisa membuat kenyang lebih lama dan membantu menjaga otot saat berat badan turun seperti ayam tanpa kulit, telur, tempe, tahu, dan juga ikan. Selain itu serat juga bisa meningkkatkan nafsu makan seperti terdapat pada sayur, buah, kacang-kacangan, gandum utuh yang bisa membuah gula darah lebih stabil dan lambat diserap. Efeknya adalah tidak mudah lapar palsu yang suka muncul jam 10 malam.
Selain itu juga perlu berhati-hati dengan kalori cair seperti teh manis, dan kopi kekinian karena mengandung gula berlebih. Pilihan yang tepat adalah minum air putih, teh tawar, kopi hitam.
Lakukan gerakan kecil setiap hari-hari seperti jalan 8 sampai 10.000 langkah, naik tangga, berdiri lebih sering dan ini bukan merupakan olahraga resmi, tapi kalori tetap diam-diam kepotong. Selain itu bisa juga dengan latihan beban dua sampai tiga kali seminggu. Tujuannya bukan jadi binaraga, tapi mempertahankan otot biar metabolisme tidak ikutan turun. Lemak hilang dan otot tetap ada.
Kemudian lakukan tracking secukupnya, Catat makanan, ukur lingkar pinggang, timbang mingguan, lihat trennya, bukan angka harian dan kuncinya harus bisa konsisten dan itu jauh lebih baik daripada sempurna 3 hari kemudian hilang 3 bulan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....