Jalan Kaki vs Lari? Lebih Sehat Mana?

  • 24 Jan 2026 14:49 WIB
  •  Ranai

RRI.CO.ID, Ranai- Di Era Fomo Olahraga seperti saat ini, orang-orang tampaknya semakin sadar akan kesehatan. Tren olahraga baik jalan kaki atau lari pun ramai dilakoni banyak orang.

Timbul pertanyaan, diatara keduanya, mana yang lebih baik?

Pasa dasarnya olahraga lari ataupun jalan kaki sama sama baik yntuk kesehatan, keduaya dapat menjaga kesehatan jantung, meningkatkan suasana hati, dan menjaga kesehatan tubub secara menyeluruh .

Sebagian orang menganggao lari leih amluh dalam mejaga kesehatan. Intensitas lari yang lebih tinggi jadi salah satunya.

Padahal berjalan kakipun bjsa memberika efek bugat pada tubuh layaknga berlari.

Melansir dari laman CCN Indonesia, Berjalan kaki bisa jadi alternatif olahraga yang lebih ringan dan aman dibandingkan lari. Berikut beberapa kelebihan jalan kaki.

1. Mudah, murah, nyaman

Untuk berjalan kaki, kamu tidak memerlukan peralatan apa pun. Yang diperlukan hanyalah diri sendiri dan sepasang sepatu yang nyaman. Berjalan kaki juga bisa dilakukan di mana saja, baik di taman, di sekitar komplek, atau bahkan di dalam rumah. Selain itu, aktivitas berjalan kaki bersama teman juga dapat menjadi wadah sosial yang baik.

2. Minim risikoBerjalan kaki lebih minim risiko cedera dibandingkan lari. Dengan begitu, berjalan kaki sebenarnya lebih baik untuk persendian.

3. Fleksibel dan bisa disesuaikan dengan kemampuan tubuh

Menurut Feakes, kecepatan berjalan kaki yang ideal adalah sekitar 15 menit per 1,5 kilometer (km). Namun, kamu boleh mengatur dan menyesuaikan kecepatan sesuai kemampuan. Perlahan, tingkatkan kecepatan

Kelebihan berla2. Meningkatkan VO2 maksimal

VO2 maksimal adalah tingkat konsumsi oksigen maksimum yang dapat dicapai selama aktivitas fisik. Beberapa studi menunjukkan, memiliki VO2 maksimal yang tinggi sangat berpengaruh terhadap kualitas hidup sering pertambahan usia.

3. Memperkuat tulang dan otot

Berlari atau berjalan kaki pada dasarnya sama-sama bisa memperkuat tulang. Namun, penelitian menunjukkan, berlari cenderung menghasilkan kepadatan tulang yang lebih tinggi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....