Kenali Penyebab Pori-Pori Besar dan Cara Menanganinya

  • 09 Jan 2026 12:43 WIB
  •  Ranai

RRI.CO.ID, Natuna - Masalah pori-pori besar seringkali menjadi keluhan utama dalam perawatan kulit wajah. Meskipun secara medis pori-pori tidak bisa "terbuka" atau "tertutup" seperti pintu, ukurannya yang tampak membesar dapat mengganggu tekstur kulit dan menurunkan rasa percaya diri.

Para ahli dermatologi mengungkapkan bahwa ukuran pori-pori sebenarnya ditentukan oleh faktor genetika. Namun, ada beberapa faktor eksternal dan kebiasaan sehari-hari yang membuat pori-pori tampak lebih menonjol.

Berikut adalah beberapa penyebab utama yang perlu Anda ketahui:

  • Produksi Sebum Berlebih: Ketika kelenjar minyak (sebaceous) memproduksi terlalu banyak minyak, minyak tersebut bercampur dengan sel kulit mati dan menyumbat pori-pori. Hal ini meregangkan dinding pori dan membuatnya terlihat lebih lebar.
  • Penurunan Elastisitas Kulit: Seiring bertambahnya usia, produksi kolagen dan elastin berkurang. Akibatnya, kulit kehilangan kekencangannya dan tidak lagi mampu menyangga pori-pori dengan rapat.
  • Paparan Sinar Matahari (Photoaging): Sinar UV merusak kolagen di bawah kulit. Tanpa dukungan kolagen yang kuat, diameter pori-pori akan tampak lebih luas.
  • Faktor Hormonal: Perubahan hormon, terutama saat masa pubertas, menstruasi, atau kehamilan, dapat memicu produksi minyak berlebih.
  • Kebiasaan Membersihkan Wajah yang Buruk: Sisa makeup atau debu yang tidak dibersihkan secara tuntas akan menetap di dalam pori-pori, menyebabkan penyumbatan dan peradangan.

Mitos vs fakta pori-pori

  • Air es bisa mengecilkan pori-pori secara permanen.Faktanya Air dingin hanya memberikan efek pengencangan sementara.
  • Pori-pori bisa hilang total.Faktanya Pori-pori adalah bagian alami kulit untuk mengeluarkan minyak dan keringat.
  • Sering mencuci muka akan mengecilkan pori. Faktanya Mencuci muka berlebihan justru merusak skin barrier dan memicu lebih banyak minyak.

Untuk meminimalkan tampilan pori-pori, para ahli menyarankan langkah-langkah berikut:

  • Gunakan Sunscreen Setiap Hari: Melindungi kolagen dari kerusakan sinar UV adalah kunci utama menjaga kerapatan pori.
  • Double Cleansing: Terutama bagi pengguna makeup dan sunscreen waterproof, pastikan wajah benar-benar bersih sebelum tidur.
  • Eksfoliasi Rutin: Gunakan bahan seperti Salicylic Acid (BHA) yang dapat masuk ke dalam pori-pori untuk membersihkan sumbatan minyak.
  • Pilih Produk Non-Comedogenic: Gunakan skincare atau makeup yang tidak menyumbat pori-pori.
  • Hidrasi yang Cukup: Kulit yang dehidrasi akan memproduksi lebih banyak minyak sebagai kompensasi. Gunakan pelembap berbahan dasar air (water-based).

Jangan memencet komedo secara paksa. Tindakan ini dapat merusak jaringan kulit dan menyebabkan pori-pori membesar secara permanen akibat luka parut.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....