Mengenal Sciatica Pada Tubuh
- 25 Des 2025 21:28 WIB
- Ranai
KBRN, Ranai: Banyak orang sering mengeluhkan nyeri punggung bawah yang menjalar hingga ke paha, betis, bahkan ujung kaki. Kondisi ini dalam dunia medis dikenal sebagai Sciatica (skiatika). Meski sering dianggap remeh sebagai "pegal biasa", sciatica bisa menjadi indikasi adanya masalah serius pada saraf tulang belakang.
Sciatica bukanlah sebuah penyakit tunggal, melainkan gejala dari masalah kesehatan lain. Kondisi ini terjadi ketika saraf ischiadicus saraf terpanjang di tubuh yang membentang dari punggung bawah hingga kaki mengalami iritasi, peradangan, atau jepitan.
Berdasarkan data medis, beberapa pemicu paling umum terjadinya sciatica meliputi:
- Hernia Nucleus Pulposus (HNP): Kondisi yang sering disebut "saraf terjepit", di mana bantalan tulang belakang bergeser dan menekan saraf.
- Stenosis Spinal: Penyempitan saluran tulang belakang yang biasanya terjadi karena faktor usia (penuaan).
- Sindrom Piriformis: Otot piriformis di bagian bokong mengalami ketegangan atau kejang sehingga menekan saraf skiatika.
- Spondylolisthesis: Pergeseran salah satu ruas tulang belakang keluar dari posisinya.
- Gaya Hidup: Obesitas, kebiasaan duduk terlalu lama, serta mengangkat beban berat dengan posisi punggung yang salah.
Kabar baiknya, sebagian besar kasus sciatica dapat sembuh tanpa prosedur operasi. Berikut adalah langkah penanganannya:
Perawatan Mandiri:
- Kompres: Gunakan kompres dingin pada 2-3 hari pertama untuk mengurangi radang, lalu lanjutkan dengan kompres hangat untuk merelaksasi otot.
- Tetap Bergerak: Hindari istirahat di tempat tidur (bed rest) terlalu lama. Aktivitas ringan seperti jalan santai justru membantu pemulihan.
- Fisioterapi: Melakukan latihan peregangan khusus untuk memperkuat otot inti (core muscles) dan memperbaiki postur tubuh.
- Obat-obatan: Penggunaan pereda nyeri (seperti ibuprofen) atau obat pelemas otot sesuai anjuran dokter.
- Tindakan Medis: Jika nyeri menetap lebih dari 6 minggu atau terjadi kelemahan pada kaki, dokter mungkin menyarankan suntikan kortikosteroid atau prosedur bedah minimal invasif.
- Peringatan: Segera hubungi dokter jika Anda mengalami mati rasa mendadak pada kedua kaki atau kehilangan kendali saat buang air kecil/besar.
Mencegah selalu lebih baik daripada mengobati. Pastikan Anda menjaga postur duduk yang tegak, rutin melakukan peregangan, dan menjaga berat badan ideal untuk mengurangi beban pada tulang belakang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....