Perut Kembung Pada Anak Dan Cara Mengatasinya

  • 08 Okt 2025 15:32 WIB
  •  Ranai

KBRN, Ranai : Penyebab perut kembung pada anak umumnya adalah penumpukan gas di dalam perut . Hal ini terjadi karena terlalu banyak makan makanan mengandung gas , infeksi pada pencernaan , atau sembelit.

Perut kembung pada anak adalah kondisi umum yang bisa membuat anak merasa tidak nyaman, rewel, atau sulit tidur. Berikut penjelasan mengenai penyebab dan cara mengatasinya yang dilansir dari laman Alodokter.com :

Ada beberapa hal yang bisa menyebabkan anak mengalami perut kembung, yaitu:

  • Perkembangan enzim yang belum optimal menyebabkan protein yang tidak tercerna maksimal
  • Menelan udara terlalu banyak ketika sedang makan, misalnya makan sambil bermain, menonton televisi, atau berlari dalam ruangan
  • Mengunyah makanan terlalu cepat
  • Mengonsumsi makanan tinggi karbohidrat dan serat, seperti kubis, lobak, brokoli, kembang kol, bawang, dan kacang-kacangan
  • Mengonsumsi terlalu banyak minuman bersoda
  • Menderita penyakit tertentu, seperti maag, sembelit, sindrom iritasi usus besar (IBS), intoleransi laktosa, dan penyakit Crohn

Cara Mengatasi Perut Kembung pada Anak

Perut kembung pada anak umumnya disebabkan oleh hal yang tidak berbahaya dan dapat ditangani dengan perawatan sederhana di rumah. Berikut ini adalah beberapa cara mengatasi perut kembung pada anak yang bisa dilakukan:

1. Hindari memberikan anak makanan penyebab perut kembung

Pastikan anak tidak mengonsumsi makanan yang bisa meningkatkan produksi gas di saluran pencernaan, seperti kubis, lobak, bawang, brokoli, kacang-kacangan. Selain itu, beberapa anak bisa juga lebih sensitif dengan makanan tinggi serat, seperti sereal, dan makanan berlemak, contohnya gorengan.

2. Jauhkan anak dari minuman penyebab perut kembung

Minuman bersoda umumnya mengandung asam fosfat yang dapat menyebabkan perut kembung pada anak. Selain minuman bersoda, jus buah juga terkadang dapat memicu keluhan perut kembung. Hal ini karena kandungan sukrosa dan fruktosa pada jus dapat memicu terbentuknya gas di saluran pencernaan.

3. Berikan asupan yang mudah dicerna

Jika Si Kecil masih berusia 0–12 bulan, sebaiknya berikan ASI sebagai minuman sekaligus sumber nutrisi yang terbaik untuknya. Nah, setelah usianya 1 tahun, anak bisa mulai diberikan susu formula tambahan.

Pastikan susu Si Kecil mengandung protein terhidrolisa parsial atau partially hydrolyzed protein (PHP) yang diformulasikan secara khusus, sehingga mudah dicerna oleh perut Si Kecil yang peka. Formula PHP meredakan perut kembungnya dan dukung pencernaan sehat Si Kecil.

Selain itu, pastikan susu yang Anda pilih tinggi DHA, yang sangat penting untuk menambah kecerdasan dan mengoptimalkan perkembangan otak anak.

4. Biasakan anak untuk menguyah makanan secara perlahan

Salah satu penyebab munculnya perut kembung pada anak adalah kebiasaan mengunyah makanan terlalu cepat. Biasanya ini terjadi ketika anak banyak bergerak atau bermain sambil makan hingga membuatnya menelan udara terlalu banyak.

Oleh karena itu, biasakan anak untuk duduk diam saat makan, biarkan ia mengunyah makanan secara perlahan hingga benar-benar lumat sebelum menelannya.

5. Berikan anak air putih

Meski tidak secara langsung mengurangi keluhan perut kembung pada anak, konsumsi air putih dapat mencegah sembelit sekaligus mengurangi risiko kembung pada anak. Jadi, pastikan anak minum air putih yang cukup setiap hari.

6. Berikan kompres air hangat

Untuk mengurangi rasa tidak nyaman saat perut anak kembung, Anda bisa mengompres perutnya dengan air hangat. Selain itu, Anda juga bisa memijat perutnya dengan lembut sambil menepuk punggungnya.

Jika perut kembung pada anak tidak kunjung reda meski sudah diberikan penanganan di atas atau disertai gejala lain, seperti nyeri perut yang hebat, mual, muntah, demam, tampak lemas, atau penurunan berat badan, segeralah bawa anak ke dokter untuk mendapat penanganan yang tepat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....