Manfaat Daun Ubi Jalar Bagi Kesehatan

  • 10 Jul 2025 13:00 WIB
  •  Ranai

KBRN,Ranai : Daun ubi jalar (Ipomoea batatas) adalah tumbuhan yang banyak ditemukan di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Daun ini memiliki bentuk segitiga berlekuk yang menyerupai hati.

Manfaat daun ubi jalar dapat diambil dengan cara mengonsumsinya sebagai lalapan. Daun ubi jalar juga dapat ditambahkan ke dalam sayur sop.

Berikut ini manfaat daun ubi jalar menurut Alodokter :

1. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh

Salah satu manfaat daun ubi jalar adalah meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Manfaat ini diambil dari kandungan beta karoten di dalamnya. Nah, beta karoten dapat diolah menjadi vitamin A, yaitu salah satu vitamin yang berperan penting dalam sistem kekebalan tubuh. Selain itu, daun ubi jalar juga mengandung selenium, zinc, folat, dan antioksidan yang baik untuk memperkuat imunitas tubuh.

2. Menjaga kesehatan mata

Selain mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh, beta karoten pada daun ubi jalar juga bermanfaat untuk menjaga kesehatan mata. Hal ini karena beta karoten merupakan provitamin A yang penting untuk penglihatan. Selain itu, kandungan antioksidan dan luten di dalam daun ini mampu melindungi mata dari kerusakan akibat radikal bebas. Beberapa riset menyebutkan bahwa antioksidan, lutein, dan vitamin A turut berperan dalam mencegah penyakit mata terkait penuaan, seperti katarak dan degenerasi makula.

3. Menyehatkan dan melancarkan pencernaan

Berkat antioksidan dan serat yang terkandung di dalamnya, daun ubi jalar mampu membuat sistem pencernaan menjadi lebih sehat. Kandungan serat di dalam daun ini juga baik untuk mencegah dan mengatasi sembelit.Selain itu, daun ubi jalar juga memiliki efek prebiotik sehingga baik bagi sistem pencernaan. Prebiotik mampu merangsang pertumbuhan bakteri usus yang sehat dan meningkatkan kesehatan sistem pencernaan secara keseluruhan, sehingga Anda terlindung dari berbagai gangguan, seperti diare atau sembelit.

4. Menjaga kepadatan tulang

Daun ubi jalar merupakan sumber vitamin K dan kalsium yang baik. Vitamin ini dapat membantu proses pembentukan tulang dan mengoptimalkan penyerapan kalsium. Oleh karena itu, konsumsi daun jalar secara rutin sebagai bagian dari pola makan sehat sehari-hari mampu memperkuat dan menjaga kepadatan tulang, sekaligus mencegah osteoporosis.

5. Mengurangi risiko penyakit jantung

Manfaat daun ubi jalar lainnya adalah mengurangi risiko terkena penyakit jantung. Ini karena daun ubi jalar kaya akan serat yang mampu mengurangi jumlah kolesterol jahat (LDL) di dalam darah. Dengan begitu, risiko terbentuknya sumbatan di pembuluh darah jantung pun bisa berkurang.Selain itu, kandungan antioksidan pada daun ubi jalar yang tinggi juga baik untuk menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah. Dengan begitu, risiko terkena penyakit jantung pun bisa berkurang.

6. Mengontrol tekanan darah

Ini juga termasuk salah satu manfaat daun ubi jalar yang tidak kalah penting. Daun ubi jalar merupakan sumber antioksidan dan kalium yang cukup baik. Kedua nutrisi tersebut dapat membantu mengontrol tekanan darah, sehingga bisa mencegah penyakit darah tinggi atau hipertensi.Namun, tidak hanya dengan mengonsumsi daun ubi jalar, tekanan darah juga perlu dijaga dengan membatasi asupan garam agar tidak melebihi 5 gram atau 1 sendok teh per hari, rutin olahraga setidaknya 150 jam per minggu, mengelola stres, dan menjauhi rokok serta minuman beralkohol.

7. Mencegah diabetes

Manfaat daun ubi jalar yang tidak kalah penting adalah mencegah terjadinya diabetes. Terdapat penelitian yang menyebutkan bahwa daun ubi jalar mampu mengurangi pelepasan glukosa ke dalam darah, sehingga dapat mencegah terjadinya diabetes.Selain itu, daun ubi jalar juga dapat mengontrol kadar gula darah karena memiliki kadar indeks glikemik yang rendah. Dengan begitu, daun ubi jalar bisa mencegah lonjakan kadar gula darah.

8. Menurunkan risiko terkena kanker

Berkat kandungan antioksidan, termasuk flavonoid, di dalamnya, daun ubi jalar dapat menekan pembentukan dan perkembangan sel kanker. Antioksidan merupakan zat yang berperan penting untuk menangkal radikal bebas yang bisa memicu sel-sel sehat menjadi rusak dan menyebabkan beragam penyakit, termasuk kanker.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....