Mengenal Suku Himba Afrika

  • 21 Sep 2026 13:51 WIB
  •  Ranai

RRI.CO.ID,Natuna-Suku Himba adalah salah satu kelompok etnis pribumi yang terutama tinggal di wilayah utara Namibia, khususnya di kawasan Kunene, serta sebagian wilayah selatan Angola. Mereka terkenal karena tradisi, pakaian, dan gaya hidup pastoral yang khas.

Secara tradisional, kehidupan Himba sangat bergantung pada pemeliharaan sapi, kambing, dan ternak lainnya,ternak memiliki nilai ekonomi sekaligus sosial yang penting.Banyak perempuan Himba menggunakan campuran okre merah (otjize) dan lemak untuk merawat kulit dan rambut. Warna merah tersebut menjadi salah satu ciri budaya yang paling dikenal.

Dilansir dari YouTube Afrika scuba,gaya rambut memiliki makna sosial dan dapat menunjukkan usia atau status seseorang,rambut biasanya dirawat menggunakan campuran otjize.Sebagian masyarakat masih tinggal dalam permukiman tradisional dengan rumah yang dibuat dari bahan lokal seperti tanah dan ranting.

Mobilitas dapat menjadi bagian penting dari kehidupan mereka, terutama untuk mencari air dan padang penggembalaan bagi ternal dan mereka berbicara bahasa OtjiHimba, yang merupakan varietas dari bahasa Herero.Masyarakat Himba saat ini tidak sepenuhnya terisolasi dari dunia modern.

Pendidikan, perdagangan, pariwisata, perubahan iklim, dan kebijakan pemerintah turut memengaruhi kehidupan mereka,penting juga untuk menghindari gambaran bahwa semua orang Himba hidup dengan cara yang sama. Ada Himba yang mempertahankan banyak praktik tradisional, sementara yang lain menjalani kehidupan yang lebih modern, dan praktik budaya dapat berbeda antar keluarga maupun komunitas.

Keluarga sering kali menjodohkan anak perempuan sejak usia sangat muda, tetapi pernikahan baru resmi dilaksanakan setelah sang gadis mencapai usia dewasa.Mahar Ternak (Bride Price), pihak pria memberikan mahar berupa sapi atau kambing kepada keluarga pengantin wanita sebagai lambang persatuan dan tanggung jawab.

Suami tidak memiliki hak penuh atas istrinya,perempuan Himba tetap menjadi bagian dari klan asalnya, di mana paman dari pihak ibu memegang peran penting dalam urusan keluarga.Tradisi Okurongura (Keramahan Tamu),terdapat kebiasaan di mana suami mengizinkan tamu kehormatan untuk berbagi kamar dengan istri mereka sebagai bentuk keramahan tertinggi, yang dipercaya dapat menghilangkan kecemburuan seksual,pernikahan bersifat tidak mutlak permanen jika tidak cocok, seorang wanita dapat kembali ke keluarganya tanpa rasa malu dan bebas menikah lagi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....