Digitalisasi transaksi membuka ruang pertumbuhan UMKM dan ekonomi daerah
- 26 Agt 2026 10:09 WIB
- Ranai
RRI.CO.ID, Natuna - Perkembangan transaksi digital terus menjadi bagian dari perubahan pola ekonomi masyarakat di Indonesia. Penggunaan sistem pembayaran berbasis kode QR, aplikasi perbankan, dan layanan transaksi elektronik semakin terhubung dengan aktivitas usaha mikro, kecil, dan menengah atau UMKM.
Pemerintah daerah di berbagai wilayah juga mulai memperluas pemanfaatan pembayaran digital dalam kegiatan perdagangan dan pelayanan publik. Salah satu perkembangan terbaru datang dari Ambon, Maluku, yang mendukung perluasan penggunaan QRIS sekaligus peningkatan literasi pembayaran digital bagi masyarakat dan pelaku usaha.
Pemanfaatan QRIS memberikan peluang bagi pelaku usaha untuk menerima pembayaran dari berbagai aplikasi hanya melalui satu kode transaksi. Sistem tersebut dapat digunakan oleh pedagang makanan, usaha rumahan, pelaku industri kreatif, hingga penyedia jasa yang sebelumnya lebih bergantung pada transaksi tunai.
Dikutip dari website Bank Indonesia, digitalisasi transaksi juga berkaitan dengan pencatatan aktivitas ekonomi. Data transaksi yang lebih tertata dapat membantu pelaku usaha memantau arus pembayaran, mengelola pemasukan, serta menyesuaikan strategi penjualan dengan perkembangan permintaan pasar.
Perluasan pembayaran digital turut mendukung aktivitas sektor pariwisata. Wisatawan dapat melakukan pembayaran dengan cara yang lebih praktis, sementara pelaku usaha lokal memiliki kesempatan menjangkau konsumen yang terbiasa menggunakan layanan keuangan digital.
Di tingkat nasional, kondisi ekonomi Indonesia pada triwulan II 2026 tercatat tumbuh 5,29 persen secara tahunan. Pemerintah menyebut pertumbuhan tersebut ditopang sejumlah sektor ekonomi dan aktivitas konsumsi domestik.
Penguatan ekonomi digital menjadi salah satu unsur yang dapat mendukung aktivitas perdagangan pada masa mendatang. Namun, perluasan teknologi pembayaran tetap membutuhkan peningkatan literasi agar masyarakat dan pelaku usaha memahami keamanan transaksi digital.
Selain literasi, ketersediaan jaringan internet dan infrastruktur digital menjadi faktor penting. Daerah yang memiliki akses konektivitas lebih merata akan memiliki peluang lebih besar dalam memanfaatkan sistem perdagangan berbasis teknologi.
Digitalisasi bukan hanya perubahan metode pembayaran, tetapi juga bagian dari transformasi kegiatan ekonomi. Pengembangan transaksi digital, peningkatan literasi, dan perluasan akses teknologi menjadi unsur yang terus berkaitan dengan pertumbuhan UMKM serta ekonomi daerah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....