Blansir, Cara Sederhana Menjaga Kesegaran dan Kualitas Sayuran
- 11 Agt 2026 06:42 WIB
- Ranai
RRI.CO.ID, Ranai - Blansir merupakan salah satu metode pengolahan sayuran dengan cara merebusnya dalam waktu singkat, kemudian langsung mendinginkannya menggunakan air es atau air dingin. Metode ini banyak digunakan untuk mempertahankan kualitas sayuran sebelum disimpan atau diolah lebih lanjut.
Proses blansir dilakukan dengan tujuan menjaga warna sayuran agar tetap cerah dan menarik. Melansir dari unggahan Instagram @badanpangannasional, metode blansir dapat membantu mempertahankan rasa alami sayuran sehingga kualitasnya tetap terjaga setelah melalui proses pemanasan singkat.
Tidak hanya warna dan rasa, blansir juga dapat membantu mempertahankan tekstur sayuran agar tetap renyah. Proses pendinginan segera setelah perebusan membuat sayuran tidak terus mengalami pematangan akibat panas yang tersisa.
Blansir juga dapat mempertahankan sebagian besar kandungan gizi pada sayuran. Metode ini sekaligus dapat membantu memperpanjang umur simpan karena bertujuan menonaktifkan enzim yang dapat mempercepat penurunan kualitas sayuran.
Beberapa enzim yang menjadi sasaran dalam proses blansir antara lain peroksidase, katalase, dan polifenol oksidase. Penonaktifan enzim tersebut membantu memperlambat perubahan warna, rasa, tekstur, dan kesegaran sehingga sayuran dapat bertahan lebih lama.
Untuk melakukan blansir, sayuran terlebih dahulu dicuci hingga bersih menggunakan air mengalir. Setelah itu, sayuran dimasukkan ke dalam air mendidih dan direbus secara singkat, sekitar satu menit. Selanjutnya, sayuran segera ditiriskan dan dimasukkan ke dalam air dingin untuk menghentikan proses pemasakan.
Setelah dingin, sayuran ditiriskan hingga kering sebelum disimpan. Sayuran yang telah diblansir sebaiknya ditempatkan dalam wadah tertutup dan disimpan pada suhu dingin. Dengan langkah sederhana tersebut, kualitas sayuran dapat tetap terjaga dan masa simpannya menjadi lebih panjang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....