Sensasi Berkendara tanpa Menyentuh Setir: Menjajal Kecerdasan AI Self-Driving

  • 05 Jun 2026 12:17 WIB
  •  Ranai

RRI.CO.ID, Natuna - Teknologi berkendara otonom saat ini telah berkembang dari sekadar konsep futuristik menjadi pengalaman yang benar-benar dapat diuji di jalan raya. YouTuber Edward Halim melalui kanal YouTube miliknya membagikan momen ketika mencoba sistem self-driving dari XPENG di kondisi lalu lintas kota Beijing.

Salah satu aspek paling menarik dari pengalaman tersebut adalah aktivasi mode self-driving yang hanya perlu menekan 1 tombol yang akan membuat AI mengambil alih seluruh fungsi berkendara. Dalam kondisi ini, pengemudi tidak lagi mengoperasikan pedal maupun setir karena seluruh kontrol dijalankan oleh sistem kecerdasan buatan (AI) secara penuh.

Di tengah kepadatan lalu lintas Beijing, sistem ini menunjukkan kemampuan adaptasi yang cukup tinggi terhadap situasi dinamis di jalan. AI mampu memproses kondisi sekitar secara langsung, melakukan manuver yang diperlukan, serta menjaga jarak aman dengan kendaraan lain secara konsisten.

Respons sistem juga terlihat stabil dalam berbagai situasi berkendara, termasuk saat melakukan belokan atau perubahan kecepatan. Bahkan pada kondisi seperti lampu merah, kendaraan dapat berhenti secara otomatis tanpa intervensi manusia, yang menunjukkan tingkat presisi sistem yang cukup matang.

Selain kemampuan otonom tersebut, XPENG P7 Ultra juga dilengkapi dengan interior modern yang didominasi layar sentuh berukuran besar. Sistem ini terintegrasi dengan asisten AI yang memungkinkan berbagai fungsi kendaraan dikendalikan melalui perintah suara.

Integrasi antara perangkat keras dan perangkat lunak pada kendaraan ini menjadikannya lebih dari sekadar mobil listrik konvensional. Sistem tersebut lebih tepat dipahami sebagai platform komputasi bergerak yang mengelola seluruh aspek pengalaman berkendara.

Kombinasi kecerdasan buatan, otomasi penuh, dan antarmuka digital yang canggih mengubah pola interaksi manusia dengan kendaraan. Jika perkembangan ini berlanjut, batas antara peran pengemudi dan sistem otomatis akan semakin sulit dibedakan dalam ekosistem transportasi modern.




Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....