Benarkah Paparan Radio Frequency AirPods Sebabkan Gangguan

  • 12 Nov 2025 14:00 WIB
  •  Ranai

KBRN, Ranai: Penggunaan AirPods kini menjadi bagian dari gaya hidup digital, namun sebuah unggahan viral di Instagram memicu kekhawatiran publik. Seorang kreator Instagram carnivoreaurelius, meningatkan bahwa AirPods memancarkan radio frequency (RF) sebesar 2.4 GHz, mirip dengan gelombang microwave berdaya rendah, yang berpotensi memengaruhi otak.

Berdasarkan informasi dari artikel Airpods and Bluetooth Health and Safety FAQs yang dirilis oleh Environmental Health Trust, AirPods dan perangkat Bluetooth lainnya memang memancarkan radiasi RF secara terus-menerus, bahkan saat tidak digunakan. Radiasi ini diserap oleh jaringan di sekitar telinga, tengkorak, dan otak, sehingga menimbulkan pertanyaan tentang dampaknya terhadap kesehatan jangka panjang.

Artikel tersebut mengaitkan paparan RF dengan potensi gangguan biologis, termasuk stres oksidatif yang dapat mempercepat penuaan sel dan memicu gangguan saraf. Klaim ini merujuk pada studi tahun 2019 yang menunjukkan bahwa paparan RF dapat memicu peningkatan radikal bebas dalam tubuh, yang berkontribusi terhadap kerusakan sel dan jaringan.

Lebih lanjut, teori tentang gangguan pada blood-brain barrier (penghalang darah ke otak) juga disebutkan sebagai kemungkinan efek dari paparan RF. Penghalang ini berfungsi melindungi otak dari zat berbahaya dalam darah, dan jika terganggu, bisa meningkatkan risiko neurodegeneratif. Meski belum ada konsensus ilmiah yang menguatkan klaim ini, beberapa peneliti menyarankan agar paparan RF diminimalkan, terutama pada perangkat yang digunakan dekat dengan kepala.

Sementara itu, EMF Academy dalam artikelnya AirPod EMF Radiation: Risks, Safety, and Expert Advice menekankan bahwa meskipun tingkat radiasi dari AirPods tergolong rendah, posisi penggunaannya yang sangat dekat dengan otak membuatnya patut diperhatikan. Mereka menyarankan penggunaan alternatif seperti headphone berkabel atau perangkat dengan tingkat radiasi lebih rendah sebagai langkah pencegahan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....