Les Tambahan Kunci Tingkatkan Minat Belajar Anak

  • 27 Okt 2025 07:03 WIB
  •  Ranai

KBRN, Ranai : Kegiatan les atau bimbingan belajar (bimbel) seringkali dianggap sekadar beban tambahan bagi anak di luar jam sekolah. Namun, banyak pakar dan pengalaman orang tua membuktikan sebaliknya, les yang tepat justru mampu menjadi katalis yang efektif untuk meningkatkan minat dan motivasi belajar anak.

Minat belajar yang rendah seringkali berakar dari kesulitan memahami materi di sekolah, rasa bosan dengan metode pengajaran yang monoton, atau kurangnya kepercayaan diri. Di sinilah peran les tambahan menjadi krusial.

Berbeda dengan suasana kelas formal di sekolah, lembaga les atau guru privat umumnya menawarkan pendekatan yang lebih personal dan fleksibel. Pengajar dapat menyesuaikan metode dan kecepatan belajar dengan kebutuhan individual anak.

"Konsep dan metode di bimbel selalu berusaha menciptakan suasana yang nyaman dalam belajar," ujar Rini seorang guru les di Ranai. "Jika anak sudah menyukai dan nyaman dengan tempat dan cara belajarnya, mereka akan menyukai pelajaran tersebut, dan ini sangat berpengaruh terhadap minat belajarnya."

Misalnya, seorang anak yang kesulitan dalam mata pelajaran tertentu, melalui les privat, bisa mendapatkan waktu ekstra untuk bertanya dan membahas masalah hingga tuntas tanpa harus merasa malu. Dengan pemahaman yang lebih baik, rasa percaya diri anak otomatis akan meningkat, yang pada akhirnya menumbuhkan semangat dan ketertarikan untuk mendalami materi tersebut.

Selain les akademis, kursus non-akademis seperti kursus musik, seni, coding, atau olahraga juga memainkan peran penting dalam meningkatkan minat belajar secara keseluruhan.

Kursus-kursus ini memungkinkan anak menyalurkan bakat dan kreativitas mereka. Misalnya, les musik melatih fokus dan keterampilan fisik, sementara les robotika atau coding mengasah kemampuan berpikir logis dan pemecahan masalah. Aktivitas yang menyenangkan dan sesuai minat ini secara tidak langsung membangun kebiasaan belajar yang disiplin dan membuat anak terbiasa dengan jadwal terstruktur.

"Anak saya yang awalnya pasif di sekolah, menjadi lebih percaya diri dan aktif setelah ikut les seni. Energi positif itu terbawa juga saat dia menghadapi pelajaran sekolah," kata Ibu Desi, salah satu orang tua.

Secara jangka panjang, mengikuti les yang terstruktur juga membantu anak membangun kebiasaan belajar yang baik, disiplin, dan teratur. Hal ini merupakan bekal penting yang akan sangat berguna saat mereka menghadapi jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

Dengan demikian, memilih les bukan hanya tentang mengejar nilai, tetapi lebih kepada investasi untuk membangun karakter, rasa percaya diri, dan minat belajar yang kuat pada anak.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....