Kandungan Unsur Kimia Dalam Air Tanah

  • 03 Jul 2025 18:46 WIB
  •  Ranai

KBRN,Natuna: Sistem aliran air tanah terbagi menjadi tiga bagian yakni sistem lokal, sistem antara dan sistem regional. Ketiganya memiliki aliran air dengan kandungan kimia berbeda.

Unsur kimia yang mendominasi sistem lokal diantaranya HCO3, Ca, dan Mg. Kemudian pada sistem antara sebagian besar terdiri dari HCO3, Ca, dan Mg.

Sedangkan air tanah sistem regional mengandung Na, Cl, serta hilangnya unsur Co2 dan O2. Air hujan kemudian meresap ke bawah permukaan tanah dalam bentuk peresapan dan penelusan, ia membawa berbagai unsur-unsur kimia.

Dilansir dari Gramedia komposisi zat yang terlarut dalam air tanah sendiri kemudian dapat dikelompokkan lagi menjadi 4 kelompok (Hadipurwo, 2006) diantaranya:

1.Unsur utama air tanah (major constituents) yang memiliki kandungan 1,0 – 1000 mg/l, yaitu diantaranya terdapat pada kalsium, natrium, magnesium, sulfat, klorida, silika, dan bikarbonat

2.Unsur sekunder air tanah (secondary constituents) yang memiliki kandungan 0,01-10 mg/l, yaitu diantaranya terdapat pada besi, strountium, kalium, kabornat, nitrat, boron, dan florida

3.Unsur minor air tanah (minor constituents) yang memiliki kandungan kandungan 0,0001-0,1 mg/l, yaitu diantaranya terdapat pada aluminium, atimon, arsen, barium, cadmium, krom, brom, kobalt, tembaga, titanium, vanadium, germanium, jodium, fosfat, rubidium, selenium timbal, litium, molibdiunum, nikel, mangan,, uranium, dan seng

3.Unsur langka air tanah (trace constituents) yang memiliki kandungan kurang dari 0,001 mg/l, yaitu diantaranya terdapat pada berilium, bismut, cerium, cesium, galium, emas, indium, lanthanum, niobium, platina, radium, ruthenium, scandium, perak, thalium, tharium, timah, tungsten, yttrium, zirkon.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....