Jenis-Jenis Bencana Kekeringan

  • 17 Jun 2025 18:57 WIB
  •  Ranai

KBRN,Natuna: Mengutip informasi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jogja, proses terjadinya kekeringan diawali dengan berkurangnya jumlah curah hujan di bawah normal pada satu musim. Jumlah curah hujan yang rendah akan menyebabkan berkurangnya cadangan air tanah (kekeringan meteorologi), yang penting dalam kehidupan masyarakat.

Jika kekeringan terjadi dalam jangka waktu yang lama, kondisi di wilayah tersebut juga akan terganggu, mulai dari menurunnya tinggi permukaan air seperti sungai dan waduk (kekeringan hidrologi), hingga berkurangnya cadangan air untuk tanaman (kekeringan pertanian). Dan apabila ini terjadi maka para petani banyak menyebabkan gagal panen, bahkan berpotensi menimbulkan kebakaran pada wilayah di atasnya.

Terdapat beberapa jenis kekeringan yang sering terjadi :

1.Kekeringan meteorologis merupakan kekeringan yang disebabkan karena tingkat curah hujan suatu daerah di bawah normal.

2.Kekeringan hidrologis terjadi ketika pasokan air tanah dan air permukaan berkurang.

3.Kekeringan agronomis berkaitan dengan berkurangnya kandungan air di dalam tanah, sehingga pertumbuhan tanaman dapat terganggu.

4.Kekeringan sosial ekonomi merupakan merupakan muara dari semua kekeringan yang telah terjadi sebelumnya karena adanya bencana ini menyebabkan adanya krisis sosial dan ekonomi.

5.Sementara kekeringan antropogenik adalah kekeringan yang disebabkan karena ketidakpatuhan pada aturan,dengan beberapa kondisinya seperti kebutuhan air lebih besar dari pasokan yang direncanaka. Terjadinya,kerusakan kawasan tangkapan air, sumber air, akibat perbuatan manusia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....