Canva Bantu Inovasi Visual di Dunia Pendidikan

  • 24 Apr 2025 11:44 WIB
  •  Ranai

KBRN, Ranai: Canva merupakan aplikasi desain grafis yang awalnya dikenal sebagai alat bantu bisnis dan media sosial. Aplikasi ini juga semakin banyak dimanfaatkan di dunia pendidikan.

Para guru maupun siswa dapat menggunakannya untuk membuat materi pembelajaran dan tugas visual. Bahkan dengan Canva, kita dapat membuat presentasi yang lebih menarik dan mudah dipahami.

Menurut laporan dari EdTech Magazine (2022), penggunaan alat desain visual seperti Canva meningkat pesat di sekolah-sekolah dan perguruan tinggi. Peningkatan terjadi sejak pembelajaran daring mulai masif di masa pandemi.

Guru mulai beralih dari PowerPoint standar ke Canva untuk membuat materi belajar yang lebih visual dan interaktif. Hal ini dilakukan agar pelajaran lebih mudah diserap dan siswa lebih tertarik mengikuti pembelajaran.

Canva sendiri menyadari potensi besar ini dan meluncurkan program Canva for Education. Program ini merupakan versi khusus Canva yang ditujukan untuk para pendidik dan siswa.

Dalam laman resminya www.canva .com/education, Canva menyatakan bahwa versi edukasi ini 100 persen gratis. Versi ini juga diklaim bebas iklan, dan dilengkapi dengan berbagai fitur eksklusif seperti template edukatif, perpustakaan gambar khusus pembelajaran, hingga integrasi dengan Google Classroom dan Microsoft Teams.

Menurut Melanie Perkins, CEO dan co-founder Canva, dalam wawancaranya dengan Forbes (2021) menyebutkan

“Kami ingin menjadikan desain mudah diakses oleh siapa pun, termasuk guru dan siswa. Melalui Canva for Education, kami berharap membantu proses belajar mengajar menjadi lebih menyenangkan dan kreatif.”

Sebuah studi dari Education Technology Journal juga menunjukkan bahwa pelajar yang menggunakan alat bantu visual seperti Canva dalam proses belajar memiliki tingkat pemahaman materi 30% lebih tinggi dibandingkan yang hanya menggunakan teks biasa. Visualisasi, menurut mereka, membantu otak menyerap informasi lebih cepat dan bertahan lebih lama.

Selain itu, siswa juga diajarkan berpikir kreatif dan komunikatif. Ketika membuat infografis, misalnya, mereka belajar menyaring informasi penting dan menyusunnya dalam bentuk visual yang ringkas tapi bermakna—sebuah skill penting di era digital.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....