CJH Natuna 2026 di Jadwalkan Berangkat Minggu Ketiga April

  • 06 Apr 2026 08:28 WIB
  •  Ranai

RRI.CO.ID, Natuna - Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Natuna, Nasoha, menyampaikan bahwa jadwal pelepasan jemaah calon haji Natuna (Cjh) telah ditetapkan pada 21 April 2026 . Pemberangkatan tersebut direncanakan menggunakan pesawat dengan kode penerbangan Nam Air.

Menurut Nasoha, hingga saat ini persiapan keberangkatan berjalan lancar dan tidak terdapat kendala berarti. Ia memastikan bahwa seluruh jemaah calon haji asal Natuna siap diberangkatkan sesuai jadwal yang telah ditentukan.

Ia menjelaskan, jumlah jemaah yang tergabung dalam kloter 2 sebanyak 36 orang. Selain itu, terdapat pula petugas haji yang tergabung di dalam kloter maupun non-kloter untuk mendukung kelancaran pelaksanaan ibadah haji tahun ini.

Tidak hanya itu, terdapat juga jemaah cadangan sebanyak 7 orang yang disiapkan untuk mengisi kuota apabila terdapat jemaah dari wilayah Kepulauan Riau yang berhalangan berangkat. Peluang bagi jemaah cadangan tetap terbuka hingga kloter terakhir.

Terkait kesiapan jemaah, Nasoha menyebutkan seluruh tahapan telah dilalui, mulai dari bimbingan manasik haji, pemeriksaan kesehatan, hingga vaksinasi. Saat ini, para jemaah hanya menunggu jadwal keberangkatan serta distribusi perlengkapan seperti koper yang masih dalam proses pengiriman dari Batam.

"Saat ini, para jemaah hanya menunggu jadwal keberangkatan serta distribusi perlengkapan seperti koper yang masih dalam proses pengiriman dari Batam." Ujar Nasuha Senin 6 April 2026.

Ia menambahkan, distribusi koper jemaah dilakukan melalui jalur laut menuju sejumlah daerah termasuk Natuna, Anambas, dan Lingga. Meski masih dalam proses, pihaknya optimistis perlengkapan tersebut akan tiba tepat waktu sebelum keberangkatan.

Selain itu, Nasoha juga menyinggung adanya pembukaan kesempatan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk bergabung dengan Kementerian Haji dan Umrah. Pendaftaran dibuka secara luas melalui sistem daring, meski kuota dan kebutuhan di masing-masing daerah, termasuk Natuna, masih menyesuaikan kebijakan pemerintah pusat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....