Harapan Pelayanan Haji Membaik
- 05 Jan 2026 10:54 WIB
- Ranai
KBRN,Ranai: Perubahan nomenklatur Kementerian Haji dan Umrah disambut positif oleh umat Muslim di berbagai daerah. Masyarakat berharap kebijakan ini mampu menghadirkan pelayanan haji yang lebih mudah, efektif, dan profesional bagi calon jemaah haji di Indonesia.
Selain kemudahan pelayanan, umat Muslim juga menaruh harapan besar agar masa tunggu keberangkatan haji dapat ditekan. Waktu antrean yang selama ini dinilai terlalu lama diharapkan bisa dipersingkat melalui kebijakan dan tata kelola yang lebih baik.
Penambahan kuota haji juga menjadi salah satu harapan utama masyarakat, khususnya bagi daerah-daerah kepulauan dan perbatasan seperti Kabupaten Natuna. Selama ini, keterbatasan kuota dinilai menjadi salah satu penyebab panjangnya daftar tunggu calon jemaah haji.
Kardiman, salah satu calon jemaah haji asal Natuna yang dijadwalkan berangkat pada tahun 2026, mengungkapkan pengalamannya terkait lamanya masa tunggu haji. Ia mengaku telah mendaftar sejak tahun 2014 lalu.
“Alhamdulillah, setelah menunggu cukup lama, akhirnya saya mendapat kursi keberangkatan pada tahun 2026,” ujar Kardiman saat diwawancarai, Senin(5/1/2026).
Ia berharap dengan adanya Kementerian Haji dan Umrah, pelayanan terhadap calon jemaah haji bisa semakin baik, mulai dari proses pendaftaran, pembinaan, hingga pelaksanaan ibadah haji di Tanah Suci.
Menurutnya, perhatian pemerintah terhadap penambahan kuota dan pengurangan masa tunggu sangat dinantikan oleh masyarakat. Terutama bagi daerah seperti Natuna, kebijakan yang berpihak pada pemerataan kuota diharapkan dapat segera terwujud.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....